Korban Rumah Terbakar di TTU Mengali Kesulitan
- 14 Feb 2026 09:26 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Kejadian yang sangat memilukan menimpa Matheus Tnepu Elu, karena rumahnya terbakar dinihari akibat korsleting listrik. Bahkan kebakaran itu, membuat Matheus tersambar api dan dokumen-dokumen penting seperti ijazah anak-anak hangus terbakar. Hal ini disampaikan oleh Kapolres TTU AKBP Eliana Papote melalui Kasubsi PIDM IPDA Markus Wilco Mitang pada Sabtu 14 Februari 2026.
Menurut IPDA Wilco, kebakaran itu terjadi di Kampung Baru RT 007/RW 003 Desa Ponu Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU. Musibah itu terjadi pada Sabtu dinihari tepatnya pukul 01.00 WITA. Penyebab kebakaran rumah Matheus diduga akibat kosleting kabel listrik di bawah loteng rumah dapur hingga membesar sampai menghabiskan segala isi rumah dapur dan rumah utama korban.
Berdasarkan kronologinya bahwa sebelum kebakaran, sekira pukul 01:00 Wita, Yasinta Elu, terbangun dari tidur karena anaknya yang masih kecil menangis. Sehingga ia bangun dan menggendong anaknya. Saat bersamaan Yasinta melihat ke arah dapur ada nyala api di bawah loteng dapur persis di kabel listrik dan nyala api semakin membesar.
"Karena itu, saya bergegas memanggil keluarga yang lainnya yang masih tidur dan memberitahu bahwa ada kebakaran. Mendengar informasi itu, semua keluarga terbangun dan melihat kobaran api. Sehingga semua berusaha untuk melarikan diri keluar dari dalam rumah untuk selamatkan diri", kata IPDA Wilco menirukan ucapan Yasinta.
Tetapi Matheus Tnepu Elu, (korban) berusaha untuk menyelamatkan ternak kambingnya karena kandangnya persis di belakang dapur. Upaya dari Matheus untuk menyelamatkan kambingnya harus dibayar mahal karena ia terkena sambaran api yang menyebabkan tubuh korban mengalami luka bakar.
Saat terjadi kebakaran, Matheus Elu bersama keluarga berada di dalam rumah. Melihat api makin besar, dan masih subuh maka mereka hanya menyelamatkan diri dengan pakaian di badan. Sehingga tidak ada satupun barang milik korban yang dapat diselamatkan dari dalam rumah.
Saat kebakaran, yang berada di dalam rumah sebanyak 5 orang di antaranya: Matheus Tnepu Elu (Korban) Elisabeth Seut, Yasinta Elu, Adriani Marisa Kolo, (pelajar TK) Lukas Greysan Kolo (9 bulan)
"Akibat kebakaran tersebut, Matheus Elu mengalami kerugian material diantaranya 1 unit rumah induk setengah tembok, dapur setengah tembok, Sertifikat Tanah Hak Milik 2 buah, Kartu Keluarga Asli, KTP-E korban dan istri, Kartu BPJS milik korban, istri, Arnoldus Yansen Oki, Mathilda Oki, Marianus Oki, Rikardus Oki", ujar IPDA Wilco.
Kebakaran itu juga melahap dokumen penting lainnya yakni Ijasah 3 buah milik Yasinta Elu (SD, SMP, SMA), ijazah Arnoldus Yansen Oki (SD), 2 buah ijazah milik Mathilda Oki (SD, SMP), 1 buah milik Marianus Oki (SD). Kemudian Raport Mathilda Oki (SMA), Marianus Oki (SMP), Rikardus Oki (SD).
Amukan si jago merah juga menghanguskan buku rekening dan ATM PKH milik Matheus Elu, buku rekening dan ATM Maria Fabiani Elu. Seluruh alat dapur, motor Supra fit X 1 unit, uang tunai Rp. 350.000, seluruh pakaian, Kartu BPJS tenaga kerja milik korban dan istri, sekaligus mikik Yeremias Oki, maupun Maria Fabiani Elu.
Tidak hanya itu, dokumen Kartu Keluarga dan akte nikah milik Yeremias Oki ikut ludes. Kemudian akte lahir dari Matheus Elu dan istri, Yeremias Oki, Maria Fabiani Elu, Arnoldus Yansen Oki, Mathilda Oki, Marianus Oki, Rikardus Oki, Dinodius Oki juga ikut terbakar (S.K)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....