Satgas 741/GN Pos Dafala Amankan Satu Granat Nanas Aktif

  • 08 Okt 2024 07:48 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 741/ Garuda Nusantara berhasil mengamankan satu buah granat organik aktif jenis nanas dari warga masyarakat Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Kabupaten Belu, Selasa (8/10/2024).

Penemuan granat nanas tersebut berawal dari informasi yang diperoleh Danpos Dafala Letda Infantri Riskianto Wiyardi dari Wadanpos Serda Simplisius Wilhelmus Watu saat melakukan anjangsana ke rumah salah satu warga di Desa Dafala bernama Yosep (58).

"Setelah mendengar informasi ini, Saya bersama Komandan SSK II Letnan Satu Inf M. Nur, dan beberapa anggota pos Dafala segera mendatangi rumah bapak Yosep guna memastikan barang peninggalan orang tua bapak Yosep," kata Danpos Dafala Letda Inf Riskianto Wiyardi kepada rri.co.id Senin, (7/10).

Berbekal kemampuan bahasa Tetun yang dikuasai anggota pos, TNI membangun komunikasi baik dengan Yosep dan ibunya yang akrab disapa ibu Dominikus (80) pemilik granat tersebut. Selang beberapa saat Yosep mengeluarkan sebuah wadah menyerupai tempayan kecil terbuat dari daun lontar berisi granat nanas terbalut kain yang disinyalir masih aktif. Tempayan berisi granat tersebut diserahkan oleh ibunya secara langsung dengan sukarela ke Danpos Dafala.

Diketahui sudah cukup lama Yosep dan ibunya menyimpan granat tersebut. Granat itu Yosep peroleh dari almarhum ayahnya yang bernama Dominikus Asuk. Ia merupakan seorang Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang berpangkat Sersan Kepala, yang pernah bertugas di kesatuan Yonif 745/SYB di Lospalos, saat ini menjadi satu dari 13 distrik yang ada di negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Granat tersebut kini telah diamankan di markas komando (Mako) Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 741/ GN, untuk selanjutnya diserahkan ke Komando Pelaksana Operasi (Kolakops), Komando Resor Militer 161/Wira Sakti (korem 161/ws) Kupang untuk dimusnahkan.

Komandan Satgas Yonif 741/GN Letnan Kolonel Inf Sy. Gafur Thalib, mengungkapkan rasa bangganya karena pelaksanaan anjangsana jajaran Pos membuahkan hasil. Penyerahan senjata secara sukarela merupakan wujud kepercayaan masyarakat yang akan terus dijaga.

"Tetap jalin hubungan baik dan dekat dengan masyarakat, sehingga dapat memudahkan kita untuk memperoleh informasi tentang barang peninggalan perang zaman dulu," ucap Dansatgas. (As)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....