Festival Fulan Fehan Dinilai Tumbuhkan Kecintaan Generasi Muda pada Budaya Belu

  • 31 Agt 2026 18:24 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Keterlibatan ribuan penari muda dalam Festival Fulan Fehan IV menjadi pengalaman berharga dalam mengenal kesenian tradisional Belu. Pengalaman tersebut dinilai meninggalkan kesan bagi para penari.

Riny Ratu Dabbo, sebagai Pelatih Tari melihat pengalaman penari selama festival tersebut memberi makna dalam mengenal budaya Belu. “Saya percaya ketika mereka ada di atas panggung Festival Fulan Fehan, mereka bukan hanya sekadar menari,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurut Riny, keterlibatan dalam festival membuat para penari merasakan langsung proses membawa kesenian daerah di hadapan masyarakat. Pengalaman tersebut dinilai dapat memperkuat pemahaman mereka terhadap budaya Belu.

Riny menilai pengalaman tersebut juga meninggalkan rasa bangga bagi para penari setelah mereka ikut ambil bagian dalam festival. “Ada satu kebanggaan tersendiri bahwa mereka ada untuk melestarikan budaya mereka,” katanya.

Pengalaman yang selama Festival Fulan Fehan IV diharapkan menjadi bekal bagi penari muda untuk terus mengenal budaya Belu. Mereka juga diharapkan mampu menceritakan kembali kekayaan budaya daerah kepada lingkungan sekitar.

“Kami percaya adik-adik ini adalah generasi muda yang akan terus bercerita bahwa budaya Belu itu sangat luar biasa,” ujar Riny. Ia melihat para penari dapat menjadi bagian dari generasi penerus budaya.

Setelah Festival Fulan Fehan IV berakhir, Riny berharap pengalaman tersebut tetap melekat pada para penari muda. Kecintaan terhadap Likurai dan kesenian tradisional Belu diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....