Festival Fulan Fehan IV Usai, Generasi Muda Didorong Terus Lestarikan Budaya Belu
- 30 Agt 2026 09:05 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua — Festival Fulan Fehan IV resmi berakhir, tetapi harapan akan keberlanjutan perhelatan ini dan pelestarian budaya Belu terus disuarakan. Generasi muda diharapkan dapat menjaga semangat kebudayaan secara konsisten.
Riny Ratu Dabbo, Pelatih Tari Festival Fulan Fehan, membagikan pengalamannya mendampingi para penari selama proses persiapan. "Besar harapan kami semoga Festival Fulan Fehan dapat kembali digelar tahun depan," ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurut Riny, keberlanjutan festival sangat penting agar warisan budaya Belu tidak terhenti di perhelatan keempat saja. Pelaksanaan berkala diharapkan terus memberi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerahnya.
Usainya festival ini diharapkan tak memadamkan semangat para penari. "Semangat adik-adik penari untuk terus melestarikan dan mencintai budaya Belu harus tetap bertahan, bahkan semakin kuat," tutur Riny.
Ia juga mendorong generasi muda agar menjadi pelopor kebudayaan dengan terus berkarya dan melahirkan inovasi baru. Peran aktif tersebut krusial agar kesenian tradisional Belu tetap adaptif tanpa mengikis nilai-nilai luhurnya.
Riny mengajak anak muda untuk tidak ragu menampilkan ragam tarian daerah dalam kehidupan sehari-hari maupun panggung pertunjukan. "Jangan malu untuk membawakan tari Likurai, Hatsoke, Bidu Kikit, ataupun Antama," katanya.
Harapan tersebut menjadi dorongan agar generasi muda berperan aktif menjaga budaya Belu setelah Festival Fulan Fehan IV berakhir. Semangat mencintai, menjaga, dan mengembangkan budaya diharapkan terus tumbuh secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....