Dampak FOMO terhadap Kondisi Psikologis dan Finansial Anak Muda

  • 30 Jun 2026 22:41 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Fenomena Fear of Missing Out atau FOMO dinilai semakin banyak memengaruhi kehidupan anak muda di era media sosial. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga memengaruhi cara seseorang mengelola keuangan.

Mada Parera, sebagai Gen Z mengutarakan bahwa dampak paling nyata dari FOMO adalah munculnya kecemasan sosial yang terus-menerus. Selain itu, perilaku konsumtif yang berlebihan juga menjadi konsekuensi yang sering muncul akibat keinginan untuk selalu mengikuti tren.

"Dampak FOMO paling nyata adalah munculnya kecemasan sosial atau anxiety kronis dan pemborosan finansial akibat perilaku impulsif membeli," ujar Mada.

Menurutnya, dari sisi psikologis, seseorang yang FOMO cenderung terus membandingkan kehidupannya dengan unggahan orang lain di media sosial. Kebiasaan tersebut memicu rasa rendah diri, perasaan tidak berdaya, hingga gangguan tidur karena terus berusaha mengikuti informasi terbaru.

Mada mengatakan tekanan untuk selalu terlihat mengikuti perkembangan membuat sebagian anak muda sulit menikmati kehidupannya sendiri. Akibatnya, mereka lebih fokus mengejar pengakuan dari lingkungan dibandingkan memperhatikan kebutuhan pribadi.

"Secara finansial, kecemasan itu sering berujung pada perilaku konsumtif yang tidak rasional," kata Mada. "Mereka rela membeli barang atau menghadiri konser demi mendapatkan validasi sosial dan dianggap tetap relevan di lingkungan pergaulannya."

Ia mengingatkan, kesadaran dalam menggunakan media sosial dan mengelola keuangan menjadi langkah penting untuk menghindari dampak negatif FOMO. Dengan demikian, anak muda diharapkan mampu mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar dorongan untuk mengikuti tren.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....