Lestarikan Warisan Budaya, Pelaku Seni Ajak Generasi Muda Bangga Pakai Tenun NTT

  • 30 Jun 2026 21:37 WIB
  •  Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Kebanggaan menggunakan kain tenun daerah terus didorong sebagai identitas budaya masyarakat perbatasan yang tetap relevan. Hal tersebut diungkapkan pelaku seni, Tommy Ferdinan, Sabtu, 27 Juni 2026 membahas pentingnya melestarikan tenun sebagai warisan budaya.

Sebagai master of ceremony (MC), Tommy mengaku bangga mengenakan pakaian tenun dalam berbagai kesempatan atau acara. Menurutnya, kain tenun yang dipadukan dengan desain modern mampu menghadirkan kesan elegan sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

“Warisan budaya kita harus terus dijaga melalui kebiasaan menggunakan tenun dalam berbagai kesempatan kehidupan sehari-hari,” ujarnya. “Ketika tenun dikenakan dengan desain modern, nilai sejarahnya tetap terjaga dan membuat kita semakin percaya diri.”

Tommy mengaku menyukai tenun berbagai motif, terutama Bunak, Kemak, dan Dawan karena masing-masing memiliki karakter yang khas. Perbedaan motif tersebut menjadi daya tarik yang membuat tenun tetap diminati oleh berbagai kalangan hingga sekarang.

“Generasi muda harus memperkenalkan tenun kepada masyarakat luas supaya kekayaan budaya kita semakin dikenal,” katanya. “Pemerintah juga perlu memberikan pembinaan hingga ke desa-desa agar pelestarian tenun tetap berjalan.”

Selain menjadi simbol kebanggaan, proses menjahit kain tenun memerlukan ketelitian tinggi sehingga biaya pengerjaannya sedikit lebih mahal. Kesalahan kecil saat menjahit dapat mengurangi nilai estetika sekaligus keindahan motif pada kain tenun tersebut.

“Jangan pernah malu menggunakan tenun karena itulah ciri khas dan identitas budaya kita,” ucap Tommy tegas. Ia berharap semakin banyak generasi muda NTT, di mana pun berada, tetap mempromosikan tenun sebagai warisan dan kekayaan budayanya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....