Menjual Originalitas Tenun lewat Video Proses
- 20 Jun 2026 13:32 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Menjual originalitas produk tenun melalui dokumentasi video proses pembuatan dinilai menjadi strategi menarik untuk meningkatkan nilai jual sekaligus kepercayaan konsumen. Hal ini disampaikan oleh Fransisca Novita, Resilience Manager Wahana Visi Indonesia kepada rri.co.id Jumat 19 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa proses menenun yang direkam secara detail dapat menjadi bukti keaslian produk sekaligus membuka peluang sistem pemesanan awal atau pre order. “Dengan demikian, konsumen dapat melihat langsung perjalanan sebuah kain dari awal hingga selesai secara transparan,” ujar Novita.
Menurutnya, konsep menjual satu karya tenun original dalam kurun waktu tertentu seperti satu tahun sekali dapat meningkatkan eksklusivitas produk. Dengan durasi pengerjaan panjang hingga delapan bulan, nilai produk menjadi lebih tinggi dan diminati oleh pembeli yang menghargai keunikan.
“Sistem siapa cepat dia dapat atau limited edition bisa diterapkan untuk menarik minat pasar. Namun, pendekatan seperti ini masih jarang dilakukan oleh pelaku tenun di Nusa Tenggara Timur meskipun potensinya sangat besar,” ucapnya.
Fransisca Novita juga menyoroti minimnya kehadiran produk tenun yang benar-benar original di platform e-commerce. Ia mengaku belum banyak menemukan produk yang masih utuh dan belum dimodifikasi, lengkap dengan identitas keaslian yang kuat di pasar digital.
Selain itu, ia menekankan pentingnya storytelling atau cerita di balik motif tenun sebagai nilai tambah yang signifikan. “Konsumen dari luar daerah membutuhkan penjelasan mendalam mengenai makna simbol seperti kuda atau ikan dalam motif tenun tersebut,” tuturnya.
Menurutnya, cerita tersebut memungkinkan pembeli untuk menceritakan kembali nilai budaya yang mereka kenakan. Hal ini menjadikan produk tenun tidak sekadar barang pakai, tetapi juga sarana edukasi dan identitas budaya yang melekat.
Novita juga menegaskan pentingnya transparansi dalam penjualan digital untuk membangun kepercayaan konsumen. Foto produk harus asli, detail bahan dijelaskan, serta proses pewarnaan alami perlu disampaikan secara terbuka kepada pembeli.
“Selain transparansi, kecepatan respon terhadap calon pembeli menjadi faktor penting dalam memenangkan persaingan pasar digital. Konsumen saat ini sangat mudah beralih ke penjual lain jika tidak mendapatkan respon yang cepat dan informatif,” katanya melalui sambungan telpon.
Strategi tambahan seperti pemberian bonus atau diskon juga dinilai efektif untuk meningkatkan minat beli. Menurutnya, hingga saat ini konsumen masih sangat tertarik dengan penawaran tambahan yang memberikan nilai lebih dalam setiap pembelian.
Ia berharap diskusi ini dapat menjadi perhatian bagi pelaku tenun maupun pemangku kebijakan terkait untuk meningkatkan kapasitas pemasaran. Kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah diharapkan mampu mendorong pengembangan tenun berbasis nilai budaya dan inovasi digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....