Kearifan Lokal Strategi Bertahan Hidup Masyarakat Terdahulu
- 15 Apr 2026 10:34 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)-NTT memiliki cara tradisional untuk membaca tanda-tanda alam guna memitigasi dampak ketidakpastian cuaca.
Tokoh adat Tunbaba Barnabas Sakunab kepada rri.co.id, Selasa 14 April 2026, menjelaskan bahwa pengetahuan leluhur ini masih sangat relevan bagi masyarakat sebagai panduan kesiapsiagaan menghadapi situasi apapun.
"Kearifan lokal menjadi ilmu masyarakat terdahulu dalam membaca serta memahami juga menafsirkan akan dampak gejala alam yang akan ditimbulkan dan yang perlu diantisipasi,"ucap Barnabas.
Cara masyarakat adat khusus wilayah TTU setempat membaca tanda-tanda alam seperti dari pengamatan perilaku hewan serta kondisi alam.
"Masyarakat memperhatikan perubahan tertentu pada perilaku hewan,bunyi suara alam, sebagai indikator perubahan cuaca atau potensi bencana serta kondisi sebaliknya,"ujarnya.
Menurut Barnabas,cara masyarakat adat membaca alam salah satu bagian dari tradisi lampau untuk menjamin keberlangsungan hidup mereka.
"Hal ini melibatkan pengalaman nyata yang telah diakumulasi selama bertahun-tahun oleh nenek moyang untuk bertahan hidup,"katanya
Kearifan lokal tradisi leluhur sebagai panduan manfaat untuk mengambil langkah antisipatif sebelum bencana terjadi. "Pengetahuan turun temurun ini mengajarkan juga kepada masyarakat untuk mengelola lingkungan secara baik guna mengurangi resiko dampak bencana," tutur Barnabas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....