Warga Tani Belu Cara Baru Membersihkan Kacang Hijau
- 15 Jun 2025 17:55 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Warga tani yang ada di wilayah Kelurahan Umanen Kabupaten Belu, mempunyai cara baru membersihkan biji kacang hijau dari kulit. Buah kacang hijau setelah dipanen cara membersihkan dengan merendam di air.
Padahal kebiasaan petani di Belu pada umumnya, setelah memetik buah kacang dari kebun, biasanya melakukan pembersihan dengan cara ditapis. Hal ini untuk memisahkan kulit dari kulit biji kacang.
Seperti dilakukan Albertus Fahik Warga tani Rt 10 kampung lama Tuntuni Kelurahan Umanen Belu, dari hasil kebun tahun ini, membersihkan dengan merendam di air.
Menurut Albertus menggunakan cara lama dengan menapis dianggap kurang efektif. Dikarenakan kurang bersih hasil tapisan seringkali masih menyisakan kulit maupun biji kacang rusak. Sementara dengan merendam dan mencuci di air biji kacang yang ditaruh di dalam baskom, bisa sekaligus memisahkan kulit dan biji kacang rusak
"Kalau ditapis makan waktu juga kurang bersih. Rendam di air kulit juga biji rusak terapung bisa sekalian dibersihkan," kata Albertus Fahik kepada rri.co.id, Sabtu (15/6/2025).
Ia menjelaskan cara kerja cukup sederhana, kacang hijau setelah dipetik dan dijemur cukup kering kemudian dimasukan ke dalam baskom berisi air. Dicuci satu hingga dua kali kulit kacang dengan sendirinya terlepas dan biji kacang rusak akan terlihat mengapung, kemudian dibuang, menyisakan kacang bersih.
Hanya tambahan pekerjaan biji kacang yang sudah benar-benar bersih harus kembali di jemur.
"Kerja tambahan sedikit harus kembali jemur," ucapnya menambahkan.
Musim tanam tahun ini dirinya memperoleh hasil panen terbilang lumayan baik. Menanam 6 kilogram bisa memperoleh hasil panen kurang lebih 200 kilogram.
Hanya sedikit terkendala dikarenakan curah hujan panjang, menyebabkan banyak kacang yang rusak sehingga petani sedikit merugi. (Ferdinanad)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....