Penambangan Emas di TTU rupanya Melibatkan WNA China dan Memakai Merkuri

  • 27 Sep 2026 20:09 WIB
  •  Atambua
Video

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Penambangan emas secara liar di Desa Noetoko, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara yang merusak lingkungan dan kawasan hutan karena memakai bahan kimia berupa merkuri rupanya melibatkan orang asing. Warga negara asing yang terlibat dalam aksi itu adalah WNA China sebanyak empat orang dan masuk di Noetoko selama dua bulan. Hal ini diungkap Kepala Kesbangpol TTU, Hieronimus Bana, S.H saat sosialisasi di Desa Nian pada Kamis 17 September 2026.

‎Menurut Kaban Kesbangpol, penambangan emas secara liar di Desa Noetoko Kecamatan Miomafo Barat Kabupaten TTU sudah berlangsung lama dan sudah melibatkan orang luar TTU. Karena ada orang dari kabupaten lain yang terlibat merusak lingkungan di wilayah itu. Bahkan ada WNA China sebanyak empat orang dan mengantongi paspor", ujar mantan Kadispora TTU ini.

‎"Berdasarkan kajian kami di Kesbangpol TTU dan pihak intelijen, ternyata penambangan emas di Desa Noetoko melibatkan orang luar TTU. Bahkan melibatkan WNA China sebanyak empat orang dan WNA tersebut juga berpaspor. Para WNA itu saat diperiksa pihak Imigrasi memiliki paspor dan memiliki visa sebagai teknisi alat berat. Padahal di TTU tidak ada izin tambang emas, tetapi mereka memperdaya masyarakat Noetoko untuk masuk dan menambang", kata Hiero mengecam aksi WNA China itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....