Antrean SPBU Atambua Dipicu Pengurangan Kuota Dan Penjual BBM Eceran

  • 23 Sep 2026 18:51 WIB
  •  Atambua
Video

RRI.CO.ID, Atambua – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Atambua, Kabupaten Belu, menjadi sorotan masyarakat. Fenomena ini tidak hanya dipicu oleh adanya pengurangan kuota BBM dari pemerintah pusat, namun juga diperparah oleh terus meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang mencapai sekitar 3.500 unit setiap tahunnya.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Belu, Mikael Bria, mengakui bahwa maraknya penjualan BBM secara eceran di tengah masyarakat turut berkontribusi signifikan terhadap panjangnya antrean. Pemerintah Kabupaten Belu menegaskan akan segera mengambil langkah tegas berupa penertiban terhadap para pengecer, mengingat BBM bersubsidi seharusnya disalurkan langsung kepada masyarakat yang berhak dan bukan untuk diperjualbelikan kembali.

Sebagai langkah solusi jangka pendek, pemerintah daerah berkomitmen untuk mengatur distribusi agar penyaluran BBM lebih tepat sasaran dan tidak membebani antrean di SPBU. Selain pengawasan distribusi, pemerintah juga terus melakukan evaluasi kebutuhan BBM di lapangan dan berupaya mengusulkan penambahan kuota pada tahun 2027 mendatang demi menjaga kondusivitas serta kenyamanan konsumen di Kabupaten Belu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....