Peternak Korbau Keluhkan Ternak Tak Bisa Dijual, Pendapatan Ekonomi Terganggu

  • 07 Sep 2026 19:08 WIB
  •  Atambua
Video

RRI.CO.ID, Atambua - Peternak di Dusun Korbau, Desa Leosama, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, kini tengah menghadapi kesulitan ekonomi akibat ketidakpastian pasar ternak. Sejak April 2026, para peternak mengeluhkan sulitnya menjual sapi piaraan mereka karena perusahaan penampung ternak di Haliwen tidak lagi membuka akses penjualan secara normal.

Kondisi ini memaksa warga untuk terus memelihara dan mengikat ternak mereka tanpa kepastian waktu untuk menjualnya. Padahal, penjualan melalui sistem timbangan di perusahaan penampung biasanya memberikan keuntungan lebih baik, yakni sekitar Rp 35.000 per kilogram, dibandingkan jika harus menjual ke pihak rumah potong hewan yang harganya jauh lebih rendah.

Para peternak berharap adanya solusi agar transaksi jual beli dapat kembali normal, mengingat ternak sapi merupakan tumpuan pendapatan ekonomi utama warga setempat. Hingga saat ini, perusahaan penampung dilaporkan membatasi penerimaan ternak hanya sebanyak 50 ekor untuk jangka waktu yang sangat singkat, sehingga mayoritas peternak tidak dapat menyalurkan hewan ternaknya ke luar daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....