Pengurangan Kuota BBM di Kabupaten Belu Picu Antrian Kendaraan di SPBU
- 07 Sep 2026 19:06 WIB
- Atambua
Video
RRI.CO.ID, Atambua - Pihak SPBU Wekatimun di Kabupaten Belu mengakui adanya pengurangan kuota penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sepanjang tahun 2026. Kondisi ini dinilai menjadi pemicu utama panjangnya antrean kendaraan yang terjadi hampir setiap hari di area SPBU, seiring dengan masih tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM bersubsidi.
Pengawas SPBU Wekatimun, Daniel Naolim, menjelaskan bahwa kuota tahunan untuk Pertalite kini turun menjadi 240 ton dan biosolar sebanyak 140 ton, dari yang sebelumnya mencapai 280 ton. Selain pembatasan kuota, Daniel menyebutkan bahwa kenaikan harga BBM jenis *Pertamax* membuat sebagian masyarakat beralih menggunakan Pertalite karena harganya yang lebih terjangkau, sehingga permintaan di lapangan semakin meningkat.
Menanggapi situasi tersebut, pihak pengelola SPBU berharap adanya keterlibatan pemerintah dan aparat setempat untuk melakukan pengawasan serta penertiban yang lebih optimal. Langkah ini dinilai penting guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak, sekaligus mencegah kekacauan dan gangguan kelancaran arus lalu lintas di sekitar area pengisian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....