Minyak Tanah Mahal Warga Atambua Menjerit

  • 09 Jul 2026 14:58 WIB
  •  Atambua
Video

RRI.CO.ID, Atambua - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah tengah melanda Kota Atambua, Kabupaten Belu, menyebabkan keresahan mendalam bagi masyarakat setempat. Meski pasokan dari terminal BBM diklaim berjalan normal, ketersediaan di tingkat pangkalan seringkali ludes hanya dalam hitungan satu hingga dua jam. Kondisi ini memicu lonjakan harga yang signifikan, di mana para pengecer di pinggir jalan berani menjual minyak tanah hingga Rp10.000 per liter, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 4.000 per liter.

Berbagai spekulasi muncul terkait penyebab kelangkaan tersebut, mulai dari dugaan penimbunan oleh oknum tak bertanggung jawab hingga praktik penyelundupan ke negara tetangga, Timor Leste, mengingat posisi geografis Kabupaten Belu yang merupakan daerah perbatasan. Selain itu, adanya aksi borong oleh spekulan yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi semakin memperparah rantai distribusi yang tidak sehat. Pihak pangkalan sendiri, seperti diungkapkan pemilik pangkalan Juventus Alexander Ngongo, mengaku hanya menerima pasokan normal namun kewalahan melayani permintaan yang melonjak, termasuk dugaan beralihnya penggunaan kompor minyak tanah oleh pelaku usaha warung makan akibat sulitnya mendapatkan gas LPG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....