Renungan Agama Katolik: Setia di tengah Kerapuhan Manusia

  • 31 Mar 2026 20:51 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Penyuluh Agama Katolik Kemenag TTU, Marianus Antonio Natun, S.Fil, mengajak umat untuk merenungkan makna kesetiaan dalam kehidupan iman. Hal ini disampaikannya dalam renungan pagi di pro 2 rri atambua, Selasa 31 Maret 2026 yang terinspirasi dari kisah perjamuan terakhir Yesus bersama para murid.

Ia menjelaskan bahwa momen tersebut bukan sekadar perjamuan biasa, melainkan peristiwa penuh makna yang menunjukkan kasih sekaligus pergumulan. Dalam situasi itu, Yesus mengungkapkan bahwa salah satu murid-Nya akan mengkhianati-Nya.

"Pernyataan tersebut menimbulkan kegelisahan di antara para murid. Mereka mulai bertanya dalam hati, termasuk kemungkinan diri mereka sendiri sebagai pengkhianat."

Menurut Marianus, pertanyaan itu juga relevan bagi kehidupan umat saat ini. Setiap orang diajak untuk bertanya pada diri sendiri apakah pernah mengkhianati Tuhan dalam tindakan sehari-hari.

Ia mencontohkan bahwa pengkhianatan tidak selalu dalam bentuk besar. Hal itu bisa terjadi ketika seseorang memilih dosa, mengabaikan kebaikan, atau lebih mengutamakan kepentingan pribadi.

Renungan ini mengingatkan bahwa kesetiaan kepada Tuhan membutuhkan kesadaran dan komitmen yang terus diperbarui. Iman tidak cukup hanya dijalankan sebagai rutinitas, tetapi harus lahir dari hati yang sungguh mengasihi Tuhan.

Melalui refleksi ini, umat diajak untuk semakin jujur melihat diri sendiri. Dengan demikian, setiap orang dapat bertumbuh dalam kesetiaan meski berada dalam kerapuhan manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....