Kasih Tuhan Tetap Setia di tengah Kelemahan Manusia

  • 31 Mar 2026 16:16 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua- Penyuluh Agama Katolik Kemenag TTU, Marianus Antonio Natun, S.Fil, menegaskan bahwa kasih Tuhan tidak pernah berubah meski manusia sering gagal. Hal ini disampaikan dalam renungan pagi di pro 2 RRI Atambua Selasa, 31 Maret 2026 yang mengangkat kisah perjamuan terakhir Yesus.

Ia menjelaskan bahwa Yesus tetap mengasihi para murid-Nya, termasuk mereka yang akan mengkhianati dan menyangkal-Nya. Kasih itu diwujudkan melalui tindakan sederhana seperti membasuh kaki dan makan bersama.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa kasih Tuhan tidak bergantung pada kesetiaan manusia. Bahkan dalam situasi pengkhianatan, rencana Allah tetap berjalan.

Marianus menambahkan bahwa penderitaan yang dialami Yesus bukanlah akhir dari segalanya. Salib justru menjadi jalan menuju kemuliaan dan keselamatan.

Pesan ini dinilai sebagai kabar baik bagi umat yang sering merasa gagal dalam iman. Tuhan tidak meninggalkan manusia meskipun mereka jatuh dalam dosa.

Ia mengajak umat untuk tidak berputus asa, tetapi kembali kepada kasih Tuhan. Menurutnya selalu ada kesempatan untuk bangkit dan memperbaiki diri.

Melalui renungan ini, umat diingatkan bahwa kesetiaan Tuhan jauh lebih besar dari kelemahan manusia. Harapan tetap ada bagi setiap orang yang mau kembali kepada-Nya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....