Firman Tuhan Jadi Kompas Hidup di tengah Ketidakpastian

  • 30 Mar 2026 19:31 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Penyuluh Agama Kristen Kemenag TTU, Andro Umbu Mesan Aunga, S.Pd, mengingatkan pentingnya menjadikan firman Tuhan sebagai kompas hidup. Pesan ini disampaikannya dalam renungan pagi pro 2 RRI Atambua, pada Senin, 30 Maret 2026.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan modern, Andro menekankan hubungan antara ketaatan dan kebahagiaan. Menurutnya, banyak orang saat ini hanya menjadikan firman Tuhan sebagai rutinitas tanpa benar-benar menghayati maknanya.

Padahal, kunci kebahagiaan terletak pada kesediaan untuk memperhatikan dan melakukan firman tersebut. Ia mengibaratkan firman Tuhan seperti buku petunjuk dalam kehidupan sehari-hari.

Tanpa mengikutinya, seseorang berpotensi mengalami kesalahan dalam mengambil keputusan, terutama di tengah derasnya arus informasi. Andro menjelaskan bahwa kebaikan yang dijanjikan Tuhan tidak selalu berbentuk kemudahan hidup.

"Kebaikan itu hadir melalui penyertaan Tuhan dalam setiap situasi," ujarnya. "Termasuk saat menghadapi kesulitan ekonomi maupun masalah keluarga."

Andro menekankan bahwa kebahagiaan sejati tidak ditentukan oleh pencapaian duniawi. Kebahagiaan justru muncul dari rasa tenang karena percaya bahwa Tuhan memegang kendali atas masa depan.

Ia menegaskan, ketaatan dan kepercayaan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Tanpa kepercayaan, ketaatan menjadi sulit dilakukan, dan tanpa ketaatan, kepercayaan menjadi tidak nyata.

Melalui pesan ini, Andro mengajak masyarakat untuk meluangkan waktu sejenak dari kesibukan. Mereka diingatkan untuk kembali menjadikan firman Tuhan sebagai dasar yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....