Puskesmas Umanen Gencarkan Program CKG dengan Strategi Pelayanan Jemput Bola

  • 01 Jul 2026 14:37 WIB
  •  Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - UPTD Puskesmas Umanen gencar mendorong pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) upaya ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan melakukan pencegah sejak dini.

Program ini hadir sebagai langkah nyata dalam memperkuat pendekatan preventif di layanan kesehatan dasar, khususnya di tingkat puskesmas.

Kepala UPTD Puskesmas Umanen, dr. Yeni Tasa, M.Kes., menyampaikan bahwa pelaksanaan program CKG merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat dengan melakukan skrining kesehatan dasar sebagai langkah preventif.

Menurutnya melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui secara dini jenis penyakit yang diderita, sehingga penanganan dapat segera dilakukan dan risiko ancaman kesehatan yang lebih serius dapat dicegah secara dini.

dr. Yeni Tasa menambahkan CKG tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi lebih menekankan pada deteksi dini berbagai risiko penyakit. Melalui pemeriksaan kesehatan rutin yang mudah diakses dan tanpa biaya, masyarakat didorong untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini.

Lanjut, dr. Yeni Tasa dalam pelaksanaan program CKG tenaga kesehatan secara aktif melakukan skrining kesehatan, edukasi, serta tindak lanjut bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki faktor risiko penyakit. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius di kemudian hari.

Untuk sasarannya, dr. Yeni Tasa menjelaskan Program CKG menyasar untuk seluruh golongan umur, dari bayi baru lahir, balita, anak usia 7-17 tahun, kelompok usia dewasa 18-59 tahun dan lansia.

“Artinya seluruh golongan umur menjadi sasaran dari program CKG ini,” ucap dr. Yeni Tasa.

Mengenai realisasi program CKG, Ia menjelaskan telah dilaksanakan dari bulan Maret dan hingga saat ini, sementara di Puskesmas Umanen cakupannya telah mencapai 21% dari target keseluruhan 46% warga yang harus CKG.

Dari data yang ada pihaknya optimistis mampu mencapai hasil tersebut dengan terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengggenjot program CKG dengan pelayanan jemput bola, koordinasi dengan berbagai lintas sektor kunci sukses pelaksanaan program ini.

“ Pelaksanaan awalnya di bulan Januari namun karena terdapat kendala sehingga lebih diintensif di bulan Maret, dan tentunya kita terus menggalakan berbagai strategi yang tepat dan efektif agar masyarakat Belu bisa sehat, aman dan bebas dari penyakit melalui deteksi dini ,” ujar dr. Yeni Tasa di ruang kerjanya pada Selasa 30 Juni 2026.

Mengenai pemeriksaan dalam CKG, dirinya menjelaskan terdapat, pemeriksaan fisik dasar, Pemeriksaan laboratorium dan darah, pemeriksaan organ indera dan fisik spesifik, skrining penyakit menular dan kanker serta pemeriksaan jiwa, perilaku dan tumbuh kembang.

Ia menambahkan selain itu, Program CKG juga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Edukasi yang diberikan selama pemeriksaan menjadi sarana untuk mengubah perilaku masyarakat agar lebih memperhatikan asupan gizi, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Selain itu, dalam upaya meningkatkan cakupan deteksi dini berbagai penyakit, pihaknya mengajak masyarakat untuk mengunduh aplikasi Satu Sehat. Namun demikian, bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan pengetahuan teknologi maupun tidak memiliki Smartphone, dianjurkan untuk mendaftarkan diri langsung di puskesmas yang disampingi petugas secara langsung atau memanfaatkan layanan jemput bola dengan berpartisipasi aktif dan hadir dalam kegiatan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan.

“Usai mendaftarkan akan dilakukan skrining, baik secara fisik tapi juga secara laboratorium dan hasilnya untuk pengobatan dasar namun jika perlu rujukan maka akan dilakukan sesuai r ketentuan yang berlaku,” ucap dr.Yeni Tasa

Dengan adanya Program CKG, dr.Yeni Tasa berharap beban layanan kesehatan kuratif dapat berkurang, karena masyarakat telah lebih dulu melakukan pencegahan karena program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan sistem kesehatan yang berorientasi pada promotif dan preventif.
“ Mari semua, lindungi diri dengan mengikuti CKG untuk skrining kesehatan, sebagai deteksi dini,” ucap dr.Yeni Tasa.

Agar program ini berjalan dengan baik aman dan lancar, Ia berharap dukungan penuh dari semua pihak, baik tenaga kesehatan, pemerintah daerah, maupun masyarakat, dengan itu Program CKG dapat berjalan optimal dan memberikan dampak yang lebih luas. Melalui sinergi yang kuat, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (KM)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....