Masjid Al-Muhajirin Atambua Jalankan Tradisi Megengan Sambut Ramadhan
- 18 Feb 2026 16:38 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Megengan adalah tradisi masyarakat Jawa yang dilakukan turun-temurun untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Berasal dari kata "megeng" (menahan), tradisi ini bermakna menahan hawa nafsu dan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa.
Kegiatan megengan meliputi ziarah kubur, doa bersama (tahlilan), dan berbagi makanan, sering kali berupa apem. Takmir Masjid Besar Al-Muhajirin Atambua mengadakan megengan dengan munajat bersama mendoakan para arwah dan memohon keselamatan.
Munajat dipimpin Gus Muhammad Ali Maskur dan bacaan doa untuk arwah dipimpin Ustadz Moh. Shobri. Selanjutnya, doa ditutup oleh H. Choirul Huda selaku Ketua Takmir Masjid Al-Muhajirin Atambua.
Acara berlangsung khidmat pada Selasa, 17 Februari 2026, Ba'da Sholat Isya berjamaah, diawali doa dan diakhiri makan bersama. Megengan dihadiri jama'ah berbagai kalangan, masing-masing mengirimkan nama arwah yang ingin didoakan, kemudian keihlasan membawa makanan ala kadarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....