Pemkab Alor Dorong Hilirisasi Rumput Laut, Ulva Jadi Produk Unggulan
- 24 Sep 2026 20:51 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Pemerintah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, mendorong pengembangan produk olahan rumput laut, khususnya Ulva, menjadi produk bernilai tambah dan unggulan daerah.
Asisten II Setda Kabupaten Alor, Anderias Blegur, S.H., M.Si., kepada rri.co.id, Rabu 23 September 2026, mengatakan pengembangan produk turunan rumput laut sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Alor, khususnya Tripalawa, yang turut memperkuat sektor kelautan dan perikanan.
Hal tersebut disampaikan Anderias saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Good Manufacturing Practices (GMP) atau Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT), yang dirangkaikan dengan uji coba dan optimasi produk keripik serta stik berbahan Ulva.
“Kegiatan ini sangat mendukung program prioritas Pemda Alor yaitu Tripalawa dan juga sejalan dengan program Pemprov One Village One Product (OVOP), yang mendorong setiap wilayah mengembangkan produk unggulan yang dimiliki,” ujar Anderias.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penerapan proses produksi pangan yang baik, tetapi juga memberikan pengalaman dalam mengembangkan produk olahan rumput laut yang berkualitas dan memiliki peluang pasar.
Menurutnya, pemanfaatan potensi lokal melalui pengolahan Ulva dapat mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjual rumput laut sebagai bahan mentah, tetapi mengolahnya menjadi produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Sementara itu, Site Coordinator for Alor MPA Yayasan WWF Indonesia Site Alor, Yoga Sultan Fayra, mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Alor dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
“Kegiatan ini sangat didukung oleh Pemda Alor karena pada pembukaan hadir juga beberapa pemangku kepentingan di Kabupaten Alor,” kata Yoga
Kegiatan dilaksanakan di Desa Aimoli, Kecamatan Alor Barat Laut, dan Desa Bana, Kecamatan Pantar, oleh Yayasan WWF Indonesia bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Perindustrian, Bapperida, penyuluh Kementerian Kelautan dan Perikanan, pengelola Taman Perairan Kepulauan Alor dan Laut Sekitarnya, pemerintah desa serta masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pengembangan Ulva menjadi produk pangan seperti keripik dan stik diharapkan dapat terus dioptimalkan sehingga berpotensi menjadi salah satu produk unggulan berbasis potensi kelautan Kabupaten Alor.
(ML)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....