Teknologi Hemat Air Dukung Produksi Hortikultura TTU

  • 18 Sep 2026 07:24 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Petani TTU didorong menghemat air menghadapi ancaman kekeringan berkepanjangan. PPL mengenalkan irigasi tetes, mulsa, serta sprinkler sesuai kondisi ketersediaan air setempat.

Dalam perbincangan bersama RRI atambua Rabu 16 September 2026 Koordinator Tim Kerja (Kotimker) Kabupaten TTU, Deni Paulus Kolis mengatakan Teknologi tersebut diterapkan terutama pada tanaman hortikultura yang membutuhkan pengelolaan air efisien. Penggunaan teknologi dilakukan bertahap bersama kelompok tani yang dinilai siap menerimanya.

“Kita tetap memaksimalkan potensi air yang ada, jangan sia-siakan air yang ada, kalau memang debit airnya masih cukup lumayan, kita menggunakan sprinkler,” katanya,

Dikatakan, Irigasi tetes menjadi pilihan untuk mengurangi pemborosan air pada tanaman hortikultura setempat. Mulsa digunakan menjaga kelembaban tanah sekaligus mengurangi penguapan akibat suhu lingkungan tinggi.

Petani juga dapat menggunakan sprinkler apabila debit air masih tersedia cukup memadai. Selain teknologi, persiapan lahan dan penyesuaian waktu tanam menjadi perhatian utama petani.

PPL menyampaikan informasi perubahan cuaca melalui penyuluhan kepada kelompok tani binaannya rutin. Langkah tersebut memungkinkan petani mempersiapkan budidaya sebelum kondisi kemarau semakin berat datang.

Teknologi hemat air diharapkan membantu menjaga produksi hortikultura selama musim kering berlangsung. Penggunaan teknologi dilakukan bertahap agar petani memahami manfaat serta penerapannya dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....