BPBD Alor Ingatkan Warga Hemat Air di tengah Kekeringan Berkepanjangan
- 18 Sep 2026 07:25 WIB
- Atambua
RRI. CO. ID, Atambua - BPBD Kabupaten Alor mengingatkan masyarakat menghemat air menyusul kekeringan berkepanjangan yang melanda sejumlah wilayah di daerah tersebut. Kondisi ini membuat cadangan air rumah tangga menipis, sementara hujan belum turun dalam lebih dari 60 hari terakhir.
Peristiwa kekeringan juga berpotensi mengganggu pertanian, peternakan, perikanan, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah terdampak. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Alor Muhammad Fahmi Uba mengatakan masyarakat perlu bijak menggunakan air yang tersedia.
"Bagi rumah tangga yang mudah mendapatkan air, teruslah berhemat dan bijak dalam menggunakan air yang ada," ujar Fahmi kepada RRI Atambua, Selasa, 14 September 2026. Menurutnya, masyarakat dengan sumur dangkal dapat melakukan pengurasan agar sumber air tetap dapat dimanfaatkan ketika debit mulai menurun.
Sementara rumah tangga yang mengandalkan penampungan air hujan diminta menghemat cadangan karena persediaannya mulai menipis akibat kekeringan panjang. BPBD juga mengimbau sektor pertanian, peternakan, dan perikanan meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi dampak kekeringan terhadap aktivitas masyarakat setempat.
Ia menyebut kekeringan ekstrem dapat menyebabkan pakan ternak menipis dan kebutuhan air untuk ternak semakin sulit dipenuhi masyarakat. Selain kekurangan air, BPBD Alor meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi terjadi selama musim kering.
Satgas Karhutla dan struktur siaga telah disiapkan pemerintah daerah, disertai imbauan agar masyarakat tidak membakar hutan maupun lahan. Fahmi juga mengingatkan masyarakat berhati-hati menggunakan api, termasuk ketika membakar sampah dan melakukan aktivitas memasak di rumah sehari-hari.
Untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, BPBD menyediakan layanan distribusi dengan kapasitas terbatas melalui armada tangki air. "Dalam kurang lebih tiga minggu terakhir, hampir setiap hari BPBD melalui tangki airnya sudah mendistribusikan air bersih," katanya.
Masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan melalui pemerintah desa atau menghubungi posko yang disiapkan BPBD Kabupaten Alor secara langsung. BPBD mengingatkan kewaspadaan tetap diperlukan karena hujan dalam satu hingga dua pekan mendatang masih belum pasti turun kembali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....