BPBD Alor Ingatkan Ancaman Kekeringan Ekstrem
- 18 Sep 2026 07:21 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Alor mengingatkan masyarakat menghadapi potensi kekeringan ekstrem pada tahun 2026. Peringatan tersebut disampaikan menyusul informasi peringatan dini BMKG mengenai potensi hari tanpa hujan berkepanjangan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Alor, Muhammad Fahmi Uba, mengatakan ancaman kekeringan perlu diantisipasi bersama. Menurutnya, beberapa wilayah Alor telah mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari hingga September 2026.
“Beberapa wilayah di Kabupaten Alor mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari,” ujar Fahmi dalam wawancara bersama RRI Atambua, Selasa, 15 September 2026. Ia menjelaskan, sebagian wilayah Kabupaten Alor juga mencatat curah hujan sangat rendah, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan.
Ia menyebut wilayah pesisir serta kawasan dengan potensi pertanian dan peternakan menjadi daerah yang memiliki risiko tinggi.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu ketersediaan air bersih sekaligus aktivitas pertanian dan peternakan masyarakat.
Menurutnya, kekeringan ekstrem dapat menimbulkan sejumlah dampak, mulai dari kekurangan air hingga menurunnya sumber air. BPBD Kabupaten Alor telah mendistribusikan air bersih kepada sejumlah wilayah yang membutuhkan karena tidak memiliki mata air.
“Langkah mitigasi pertama adalah komunikasi yang baik dengan teman-teman BMKG untuk mendapatkan informasi potensi kebencanaan,” ujarnya.
Informasi peringatan dini tersebut kemudian diteruskan BPBD melalui komunitas dan grup WhatsApp yang telah dibangun.
BPBD juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air, mengoptimalkan cadangan air, serta mengantisipasi kebutuhan pertanian dan peternakan. Masyarakat turut diminta mewaspadai pembakaran hutan dan lahan karena kondisi kering serta angin kencang meningkatkan potensi kebakaran.
Fahmi mengatakan hampir seluruh desa di Kabupaten Alor berpotensi terdampak kekeringan akibat berkurangnya debit mata air. BPBD akan terus menyebarkan informasi peringatan dini kepada masyarakat, termasuk warga yang berada di pulau-pulau terpencil.
“Dengan adanya informasi ini, kami berharap masyarakat dapat mengantisipasi terjadinya kekeringan yang saat ini semakin dirasakan,” katanya.
BPBD Alor berharap kesiapsiagaan bersama dapat membantu masyarakat menghadapi ancaman kekeringan dan menjaga ketersediaan air.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....