SMK Negeri 1 Komitmen Berikan Pembekalan Akuntasi bagi Siswa kejuruan.
- 18 Sep 2026 00:25 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Pihak sekolah dalam hal ini SMK Negeri 1 Atambua berkomitmen memberikan pembekalan materi akuntansi secara mendalam kepada seluruh siswa kelas kejuruan. Materi tersebut dirancang khusus agar pada siswa menguasai kemampuan dasar hingga siklus pencatatan laporan keuangan.
Hal ini disampaikan Waka Hubungan Kerja Industri (HKI) SMK Negeri 1 Atambua, Maria Johana Bere, S.Pd., MM. Arahan ini disampaikan ketika menjadi pemateri dalam program Talkshow keindonesiaan dengan tema SMK Siap Kerja, Siap Berkarya Untuk Indonesia, Rabu 16 September 2026 di Aula SMKN 1 Atambua.
Johana menjelaskan para siswa mempelajari dasar akuntansi yang mencakup harta, asset, kewajiban, modal, pendapatan, serta beban Perusahaan. Pemahaman mendasar ini penting sebelum melangkah ke tahap praktik penyusunan keuangan yang lebih kompleks.
Selain pemahaman dasar, peserta didik juga dibekali materi siklus akuntansi secara utuh mulai dari analisis transaksi hingga penyusunan neraca. ‘Proses pembelajaran ini memastikan setiap siswa mampu menyusun laporan keuangan secara akurat berdasarkan akuntansi yang berlaku saat ini,” Kata Johana.
Kurikulum sekolah juga memasukan mata pelajaran komputer akuntansi untuk mengimbangi perkembangan teknologi dunia kerja modern yang serba cepat. Siswa dilatih mengoperasikan paket pengolah angka seperti spreadsheet serta aplikasi khusus akuntansi seperti Mayop dan Sahir.
Lanjut Johana melalui materinya tidak hanya sebatas itu, bidang studi perpajakan turut diajarkan agar siswa memahami cara menghitung pajak Perusahaan maupun wajib pajak orang pribadi. Materei administrasi keuangan juga diberikan untuk melatih kedisiplinan siswa dalam menglola kas sert amendokumentasikan arsip bukti transaksi.
Pihak sekolah memastikan seluruh materi yang diajarkan sudah disesuaikan langsung dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan dunia industry masa kini. Hal ini bertujuan agar para lulusan benar-benar siap menghadapi tantangan duia kerja tanpa harus mengalami kesulitan adaptasi yang berarti.
Menurut Johana metode pembelajaran interaktif diterapkan agar para siswa lebih mudah memahami setiap modul teori maupun praktik akuntansi yag diberikan oleh guru pengampu. Evaluasi berkala juga rutin dilakukan untuk mengukur Tingkat pemahaman siswa terhadap materi perpajakan dan pelapoan keuangan lanjutan.
Keberhasil pengajaran program akuntansi ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, terampil, serta memiliki integritas tinggi dalam bidang keuangan. “Tugas sekolah akan terus memantau perkembangan kurikulum agar selalu relevan dengan dinamika kebutuhan bursa kerja nasional,” kata Johana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....