Perlu Mengukur Konsumsi Listrik Perperiodik
- 18 Sep 2026 00:18 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Keluarga atau pribadi yang tertarik menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) perlu mempertimbangkan dengan mengukur besaran konsumsi listrik rumah tangga perperiodik sebelum memutuskan pemasangan panel surya.
Informasi tersebut disampaikan Konsultan Energi Terbarukan dari Rejaton Indonesia, Mohammad Ghadafi kepada rri.co.id, Kamis 17 September 2026. Menurut Ghadafi, penggunaan PLTS berkaitan dengan upaya menuju energi mandiri sekaligus memanfaatkan sumber energi matahari yang tersedia melimpah setiap hari.
Namun, manfaat PLTS perlu disesuaikan dengan kondisi rumah, karena kapasitas rumah dan kebutuhan daya yang terlalu kecil perlu dipertimbangkan kembali. “Sebelum kita menghitung besaran atau jumlah panel surya yang cocok dan menghitung biayanya, paling dasar kita harus mengetahui konsumsi listrik rumah,” ujar Ghadafi.
Menurutnya, konsumsi listrik dapat diketahui melalui tagihan bulanan, kemudian nilai pengeluaran tersebut dikonversikan menjadi kebutuhan daya harian. Tagihan listrik sebesar Rp400 ribu, Rp500 ribu, bahkan Rp1 juta, Rp2 juta, atau Rp5 juta dapat menjadi gambaran konsumsi rumah.
“Kalau satu hari pengeluaran listrik mencapai Rp100 ribu atau Rp50 ribu, itu sudah menunjukkan konsumsi yang besar ketika dihitung sebulan,” ucapnya. Evaluasi konsumsi tersebut kemudian menjadi dasar tim pendamping atau konsultan untuk menentukan kapasitas PLTS yang sesuai dengan kebutuhan rumah tangga.
“Jika konsumsi listrik memang besar, perhitungan daya PLTS menjadi lebih tepat sehingga investasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan energi rumah,” tutur Ghadafi.Pertimbangan lain muncul ketika jaringan listrik terdekat berada sangat jauh, terutama di wilayah pelosok yang membutuhkan kabel sekaligus banyak tiang.
“Kalau untuk menarik jaringan harus menyediakan kabel dan tiang dalam jumlah banyak, biaya yang dikeluarkan bisa dipertimbangkan dialihkan menjadi energi mandiri,” ujar Ghadafi.
Menurutnya, kondisi jaringan listrik yang tidak stabil juga perlu diperhatikan karena penggunaan beberapa peralatan rumah tangga dapat memengaruhi naik turunnya tegangan.
Ketika setrika atau lampu dinyalakan bersamaan dengan kulkas, pompa, dan televisi, perubahan beban dapat membuat kondisi tegangan semakin tidak stabil. Karena itu, keputusan menggunakan PLTS sebaiknya diawali pemeriksaan konsumsi listrik, kondisi jaringan, kebutuhan daya, serta perbandingan biaya investasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....