WVI Dampingi Anak Korban Gempa Flores

  • 08 Sep 2026 05:39 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Wahana Visi Indonesia terus memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak terdampak gempa Flores. Pendampingan dilakukan untuk membantu anak merasa aman dan kembali menjalankan aktivitas secara normal.

“Gempa memang bisa menyebabkan pengalaman traumatis, tetapi tidak semua anak pasti mengalami trauma,” kata Spesialis Perlindungan Anak dan Partisipasi Anak Wahana Visi Indonesia, Yoel Setiawan, kepada rri.co.id , Senin 7 September 2026.

Yoel mengatakan tidak semua anak yang mengalami bencana akan mengalami trauma. Menurutnya, setiap anak memiliki tingkat resiliensi berbeda yang turut dipengaruhi dukungan keluarga dan lingkungan.

Dia menjelaskan sejumlah gejala kecemasan ditemukan pada anak-anak terdampak gempa. Gejala tersebut antara lain kekhawatiran terhadap gempa susulan, tidak ingin berpisah dari orang tua, serta munculnya ketegangan.

Untuk membantu anak, WVI melakukan aktivitas dukungan psikososial melalui kegiatan rekreasional. Kegiatan tersebut mencakup bermain, mewarnai, dan aktivitas bersama anak lainnya dalam Ruang Sahabat Anak.

WVI telah menyediakan sekitar 51 titik Ruang Sahabat Anak di wilayah terdampak. Pendampingan dilakukan bersama masyarakat serta mitra, termasuk Universitas Nusa Nipa dan Universitas STIPAS di Ende.

“Daripada menunggu tiga bulan, lebih baik intervensi dimulai sejak sekarang,” ucapnya.

Yoel mengatakan pemulihan psikologis membutuhkan proses dan asesmen profesional untuk mengetahui kondisi anak secara lebih tepat. Karena itu, pendampingan sejak awal dinilai penting agar anak mendapatkan rasa aman dan dukungan selama masa pemulihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....