Pandangan Islam Mengajarkan Menjaga Lisan dalam Bercanda
- 30 Agt 2026 19:03 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua — Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Timor Tengah Utara (TTU) Siti Zohra menekankan pentingnya menjaga lisan agar tidak melukai perasaan orang lain. Menurutnya ucapan yang buruk sering kali dibungkus dengan alasan sekadar bercanda.
"Tidak semua candaan membawa kebahagiaan bagi orang yang mendengarnya," kata Siti dalam Renungan Religi Pro 2 RRI Atambua belum lama ini. Ia menambahkan bahwa ada candaan yang justru meninggalkan luka mendalam.
| Baca juga: Ibadah Harus Melahirkan Akhlak Mulia |
Siti menyebut, Islam mengajarkan setiap pemeluknya untuk selalu menjaga kehormatan sesama manusia. Seseorang tidak boleh menjadikan fisik atau masa lalu sebagai bahan olokan.
Banyak orang tertawa saat diejek hanya demi menjaga suasana. Namun, mereka kerap menangis dalam kesendirian setelah kembali ke rumah.
"Jika tidak membawa manfaat, diam jauh lebih baik daripada menyakiti," ujar Siti. Beliau mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang pentingnya berkata baik.
Siti mengatakan, setiap ucapan manusia akan selalu dicatat oleh malaikat pengawas. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak sebelum berbicara.
Siti mengajak pendengar untuk senantiasa melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Keberanian meminta maaf menjadi tanda bahwa hati seseorang masih memiliki rasa.
"Jangan sampai kita bahagia di atas penderitaan orang lain," ujar Siti berpesan. Ia pun berharap masyarakat dapat saling menjaga hati dengan tutur kata yang lembut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....