Momentum Rabiul Awal: Saatnya Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

  • 30 Agt 2026 19:02 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Fajriah Aminah Ali mengajak umat Islam menjadikan Rabiul Awal momentum perubahan. Menurutnya momen ini tepat untuk memperbaiki akhlak.

" Rabiul Awal hendaknya tidak hanya menjadi peringatan rutin tahunan tanpa makna mendalam," ujarnya baru-baru ini. "Umat perlu merenungi keteladanan Nabi."

Menurut Fajriah, Nabi Muhammad SAW merupakan suri teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an.

Ia menyebut, Rasulullah mengajar tata cara menjadi hamba taat dan orang tua penuh kasih sayang. Beliau juga mempraktikkan kepemimpinan adil.

Kualitas iman seorang mukmin disebut tercermin langsung melalui perbuatan dan akhlak sehari-hari. Akhlak mulia adalah cerminan iman.

"Orang mukmin paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya," ujar Fajriah Aminah Ali. Ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan dalam kehidupan bermasyarakat karena berbicara baik mencegah timbulnya kesedihan.

"Lisan bisa merusak hubungan persaudaraan," ucapnya. " Setiap Muslim diminta membiasakan berbicara santun dan menghindari perkataan yang menyakiti hati."

Meneladani Rasulullah dapat dimulai dari lingkungan keluarga serta kehidupan sehari-hari. Perubahan positif berawal dari dalam diri.

"Mari kita jadikan Rabiul Awal sebagai titik awal perubahan," kata Fajriah Aminah Ali. Umat diimbau membuktikan cinta Rasulullah dengan mengamalkan ajaran serta sunnah beliau.

"Menjaga lisan menjadi langkah awal," ujarnya. "Kesabaran dan sikap saling memaafkan harus terus ditingkatkan dalam bermasyarakat dan memaafkan adalah bagian dari keteladanan."

Momen ini diharapkan Fajriah membawa perubahan positif bagi kualitas iman umat Islam. Ia menilai, akhlak mulia dapat menciptakan ketenangan hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....