Keutamaan Waktu Mustajab Berdoa

  • 30 Agt 2026 18:59 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Setiap doa yang dipanjatkan tentu membutuhkan momen yang tepat agar dikabulkan. Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Suhada, mengingatkan umat Islam untuk mengoptimalkan doa.

Suhada membeberkan sejumlah waktu mustajab untuk berdoa. Pengetahuan ini penting agar umat bisa lebih maksimal dalam bermunajat.

" Waktu pertama yang paling dianjurkan adalah pada sepertiga malam terakhir saat suasana tenang," ujar Suhada, belum lama ini. "Momentum ini menjadi kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta."

Suhada menjelaskan bahwa Allah SWT selalu membuka pintu doa bagi seluruh hambanya. Momen ini sangat berharga bagi siapa saja yang memohon ampunan.

Selain itu, momen sujud dalam salat juga menjadi waktu yang sangat baik. Umat diimbau memperbanyak permohonan saat berada dalam posisi yang pasrah tersebut.

Suhada menegaskan bahwa keadaan paling dekat antara hamba dan Rabbnya adalah sujud. Posisi tersebut mencerminkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Tuhan.

Kesempatan berikutnya yang tidak boleh dilewatkan adalah jeda antara azan dan ikamah. Waktu yang singkat ini sering kali terabaikan oleh banyak orang.

Suhada menyebutkan bahwa doa di antara azan dan ikamah tidak ditolak. Umat disarankan mengisi waktu tersebut dengan zikir daripada berbincang sia-sia.

Hari Jumat juga disebut menyimpan satu waktu istimewa yang sangat dikabulkan untuk berdoa. Keutamaan hari ini menjadi kesempatan besar bagi umat untuk memohon keberkahan.

Momen berharga lainnya terjadi ketika seseorang hendak berbuka puasa setelah berjuang. Rasa syukur yang membuncah membuat doa pada saat tersebut sangat diijabah.

Suhada menambahkan bahwa orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak. Sebelum menyantap hidangan, luangkan waktu sejenak untuk memanjatkan permohonan yang tulus.

Selanjutnya, malam Lailatulqadar menjadi puncak dari seluruh waktu mustajab yang ada dalam Islam. Keutamaannya bahkan lebih baik dari ibadah selama seribu bulan penuh.

Umat Islam diajarkan untuk senantiasa memohon ampunan pada malam mulia tersebut. Doa pengampunan menjadi bacaan utama yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah.

Di samping memanfaatkan waktu, Suhada mengajak umat menjaga adab dalam berdoa juga sangat penting dilakukan. "Setiap muslim harus berdoa dengan hati yang ikhlas serta penuh keyakinan," katanya.

" Keyakinan bahwa Allah pasti memberikan jawaban terbaik harus selalu ditanamkan dalam jiwa," ucapnya. "Jangan pernah berputus asa jika permohonan belum dikabulkan pada saat itu."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....