HWDI dan Ombudsman NTT Berkolaborasi Wujudkan Pelayanan Inklusif
- 18 Agt 2026 19:07 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kolaborasi bersama Perwakilan Ombudsman RI di NTT diharapkan menjadi ruang strategis untuk membahas dan menyusun standar pelayanan publik yang benar-benar inklusif.
Informasi ini disampaikan oleh Ketua DPD Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) - NTT Petronela Sau Naikofi,SE, kepada rri.co.id, Sabtu 15 Agustus 2026, melalui sambungan telepon seluler.
"Sinergi ini bertujuan memastikan komitmen pelayanan ramah disabilitas tidak berhenti di atas kertas, melainkan mewujud nyata dalam praktik di lapangan," ujar Petronela.
Berdasarkan hasil audit sosial yang dilakukan HWDI sejak 2024, pelayanan kesehatan di puskesmas dan fasilitas publik di NTT masih memiliki banyak keterbatasan. "Temuan ini secara langsung saat melakukan audiensi dengan pihak Ombudsman RI perwakilan NTT," ucapnya.
Oleh karena itu, menurutnya ada beberapa poin utama yang diharapkan untuk keberlanjutan dari kolaborasi ini seperti peningkatan infrastruktur fisik. Peningkatan kapasitas SDM, aksesibilitas layanan kesehatan dasar, optimalisasi regulasi SOP serta penguatan mekanisme pengaduan.
Melalui temuan dan kolaborasi ini, HWDI NTT terus mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait agar segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP). Khusus, demi mewujudkan akses layanan kesehatan dasar yang setara, adil, dan bermartabat bagi kelompok disabilitas.
"Kerjasama ini juga menjadi langkah nyata dalam menindaklanjuti Nota Kesepahaman(MoU) antara Ombudsman RI pusat dan HWDI. Terutama mengenai pemenuhan aksesibilitas serta akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....