Pendidikan Nonformal Perlu Dukungan Bersama
- 22 Jul 2026 23:37 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua-Pendidikan tidak hanya berlangsung melalui jalur formal seperti SD, SMP, dan SMA, tetapi juga melalui pendidikan nonformal yang memiliki peran penting dalam memperluas akses belajar bagi masyarakat. Jalur ini mencakup PAUD, PKBM, hingga Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
Menurut Kabid Pendidikan Non Formal - Yantje Piter Matulawessy mengatakan bahwa PKBM menyelenggarakan berbagai program, mulai dari Paket A, Paket B, Paket C, pendidikan keaksaraan, pendidikan vokasi, hingga pelatihan keterampilan hidup (life skill). "Program tersebut ditujukan bagi masyarakat yang belum mendapatkan layanan pendidikan formal secara optimal" ujar Piter dalam dialog bersama RRI Selasa 21 juli 2026.
| Baca juga: Edukasi Kebencanaan Penting sejak Usia Dini |
Sementara itu, SKB yang berada di bawah pemerintah juga memberikan layanan serupa, termasuk kursus dan pelatihan keterampilan. Kehadiran PKBM dan SKB saling melengkapi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Piter , pendirian lembaga pendidikan nonformal masih menghadapi berbagai tantangan, terutama keterbatasan tenaga pendidik yang memenuhi kualifikasi akademik serta sarana dan prasarana pembelajaran.
"Dinas Pendidikan terus mendorong peningkatan kualitas lembaga melalui pelatihan, bimbingan teknis, program magang, serta pendampingan bagi pengelola agar memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan" ucap Piter.
Selain peningkatan kapasitas SDM, pemerintah juga berupaya memenuhi kebutuhan digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan perangkat pendukung seperti televisi pintar serta bantuan operasional pendidikan.
Ia berharap masyarakat terus berperan aktif mendukung pendidikan nonformal karena jalur ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan kesempatan belajar sepanjang hayat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....