Bulog Kalabahi Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan 37.379 Penerima di Alor
- 03 Jul 2026 07:30 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Perum Bulog Cabang Kalabahi menuntaskan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan MinyaKita untuk alokasi Februari–Maret 2026 di Kabupaten Alor. Seluruh proses distribusi, mulai dari penyaluran barang hingga penyelesaian dokumen, telah rampung pada 30 Juni 2026.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Kalabahi, Stefanus Massu, mengatakan penyaluran bantuan dimulai pada akhir April 2026, kemudian dilanjutkan sepanjang Mei dan selesai pada pertengahan Juni. Setelah distribusi fisik selesai, Bulog juga menyelesaikan seluruh administrasi dan dokumen penyaluran hingga akhir Juni.
"Penyaluran di Kabupaten Alor kami mulai pada akhir April dan berlanjut sampai Mei. Seluruh distribusi selesai pada pertengahan Juni, kemudian dalam dua minggu berikutnya kami menyelesaikan seluruh dokumen. Syukur, per 30 Juni seluruh barang berupa beras, MinyaKita, dan dokumennya sudah selesai," ujar Stefanus Massu. Kamis , 02 Juli 2026.
Berdasarkan data realisasi penyaluran, bantuan tersebut menjangkau 37.379 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 18 kecamatan dan 175 desa/kelurahan di Kabupaten Alor. Total bantuan yang disalurkan mencapai 747.580 kilogram beras dan 149.516 liter MinyaKita, dengan tingkat penerimaan PBP mencapai 100 persen.
Data realisasi juga menunjukkan seluruh kecamatan telah menerima bantuan sesuai alokasi. Kecamatan Teluk Mutiara menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 5.073 PBP, disusul Alor Barat Laut sebanyak 4.603 PBP dan Alor Barat Daya 3.505 PBP. Sementara jumlah penerima paling sedikit berada di Kecamatan Pureman sebanyak 727 PBP.
Selain itu, proses administrasi penyaluran juga hampir seluruhnya telah diselesaikan. Dari total 175 Berita Acara Serah Terima (BAST) desa dan kelurahan, 168 BAST telah selesai diverifikasi dan diunggah, atau mencapai 96 persen, sedangkan sebagian besar kecamatan telah mencapai realisasi administrasi 100 persen.
Stefanus menjelaskan data penerima bantuan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang bersumber dari Kementerian Sosial sesuai penugasan pemerintah. Data tersebut menjadi dasar Bulog dalam mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima.
"Untuk dua alokasi Februari dan Maret ini kami menyalurkan bantuan kepada 37.379 PBP di seluruh Kabupaten Alor yang tersebar pada 18 kecamatan dan 175 desa maupun kelurahan. Data yang kami gunakan merupakan data dari Kementerian Sosial sesuai penugasan pemerintah sehingga penyalurannya mengacu pada data tersebut," katanya.
Bulog Kalabahi juga mulai mempersiapkan penyaluran bantuan pangan tahap berikutnya. Stefanus mengatakan pemerintah merencanakan penyaluran untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, dengan kemungkinan distribusi tahap pertama dilakukan lebih dahulu pada bulan Juli.

"Ada rencana penyaluran lagi untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Kemungkinan kami akan menyalurkan alokasi Juli terlebih dahulu, sedangkan data penerima masih menunggu pembaruan dari pemerintah pusat melalui rapat koordinasi kementerian," jelasnya.
Ia berharap pembaruan data penerima dapat segera diterbitkan sehingga proses distribusi bantuan berikutnya dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
Stefanus juga mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah desa dan kelurahan dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pangan. Menurutnya, aparat desa dan lurah merupakan pihak yang paling memahami kondisi masyarakat serta penerima bantuan di wilayah masing-masing.
"Kami berharap kerja sama pemerintah desa dan kelurahan terus ditingkatkan. Bulog tidak bisa bekerja sendiri karena yang paling memahami kondisi penerima bantuan di lapangan adalah kepala desa dan lurah. Dengan kolaborasi yang baik, penyaluran bantuan dapat berlangsung lancar dan tepat sasaran," pungkas Stefanus Massu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....