Ratusan OMK Dekenat Belu Utara, Berkumpul di Atapupu
- 02 Jun 2026 18:44 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Ratusan Orang Muda Katolik (OMK) se-Dekenat Belu Utara dari 17 Paroki mengikuti Ziarah dan Seminar rohani. Kegiatan berlangsung di Paroki Stela Maris Atapupu selama dua hari, 28–29 Mei 2026. Hal disampaikan RD. Agustinus Seran Berek, Deken Belu Utara Keuskupan Atambua, kepada rri.co.id,Senin 1 Juni 2026, pasca kegiatan rohani OMK. “Kegiatan ini menjadi program tahunan untuk menghimpun orang muda dalam kehidupan menggereja.”
Ziarah rohani diisi dengan hiburan, perjumpaan, doa bersama, dan misa bersama, selain itu, digelar seminar untuk memperkuat kesadaran Orang Muda Katolik. “Tema kegiatan adalah kebersamaan bersama Bunda Maria menjaga alam ciptaan, OMK harus memelihara diri, sesama, dan seluruh tatanan alam ciptaan,” katanya.

Ia menegaskan OMK adalah bagian dari masa sekarang dan masa depan Gereja. “OMK masa sekarang dan masa depan Gereja harus menjaga kehidupan dan alam,” ujarnya. Romo Agus berharap peserta menjadi agen perubahan di paroki masing-masing setelah kegiatan. “OMK diharapkan membangun persaudaraan dan merawat alam ciptaan,” ucapnya.
Lanjutnya pada hari kedua, 29 Mei 2026, digelar seminar dengan empat pembicara utama. Mereka berasal dari unsur Dekenat, Komisi Kepemudaan, dan Paroki setempat. Romo Agus menyampaikan pentingnya kerohanian dalam merawat alam bagi OMK. “Kepedulian lingkungan lahir dari kesetiaan iman yang berlangsung dalam kasih.”
Sesi berikutnya dipandu Ketua Dewan Pastoral Dekenat Belu Utara, Vinsensius B. Loe. Ia memaparkan gerakan ekologis melalui semangat 4K yakni komunikasi, koordinasi, kolaborasi, dan kontrol.

Vincent menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan dalam menjaga lingkungan hidup. “Kepedulian lingkungan membutuhkan kerja sama terarah dan melibatkan seluruh unsur pastoral,” katanya.
Pembicara dari Komisi Kepemudaan Keuskupan Atambua, Romo Yudel Neno, turut memberikan materi, dia mengajak OMK membangun kesadaran ekologis berdasarkan ajaran sosial Gereja. “Kepedulian ekologis merupakan panggilan iman, bukan sekadar gerakan sosial, kesadaran ekologis adalah bagian dari panggilan iman orang muda.”
Sementara itu pastor Paroki Stela Maris Atapupu, Romo Gregorius S. Dudi, yang menjadi pembicara keempat, menyoroti Bunda Maria sebagai teladan kepedulian dalam refleksi ekologis. “Maria menjadi model kerendahan hati dan kepedulian, Maria menjadi teladan bagi OMK dalam membangun kepedulian lingkungan hidup,” ucapnya.
Peserta OMK dari Paroki Santo Paulus Wedomu, Andriani Priscilla Sari, menyampaikan kesannya, tentang kegiatan yang mempererat solidaritas dan memperkaya pengetahuan rohani. “Seminar ini menjadi bekal iman dan pengetahuan untuk diterapkan di paroki, kami akan melaksanakan hasil seminar di lingkungan kami masing-masing,” tuturnya. Kegiatan ziarah dan seminar ditutup dengan Perayaan Ekaristi bersama di Gua Ularo. Kegiatan dihadiri pastor moderator OMK, pengurus dekenat, dan umat Paroki Atapupu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....