Masuki Tahun Ketiga, Undana dan Bambu Land Kolaborasi Kembangkan Potensi Bambu
- 23 Mei 2026 21:01 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Marianus Bahantwelu, dosen Program Studi Arsitektur Universitas Nusa Cendana (Undana), kepada rri.co.id pada Rabu, 20 Mei 2026, menjelaskan bahwa kolaborasi bersama Bambu Land kini memasuki tahun ketiga pengembangan.
Menurut Marianus, Bambu Land merupakan yayasan yang memiliki empat program utama bernama Tetralogi Bambu. Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang berbasis bambu.
Ia mengatakan, program Tetralogi Bambu mencakup pembahasan bambu dalam kehidupan masyarakat, teknologi konstruksi, kegiatan Bambu Walk, hingga pelaksanaan festival bambu tahunan.
"Yang kita lakukan di progresif kemarin itu baru tentang teknologi dan konstruksinya," kata Marianus saat menjelaskan fokus kegiatan kolaborasi bersama mahasiswa Prodi Arsitektur Undana sejauh ini.
Program Bambu Walk dilakukan dengan menelusuri kawasan hutan bambu sambil mengamati berbagai spesies bambu. Selain itu, termasuk juga pemanfaatan bambu dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.
Selain konstruksi, Marianus menyebutkan bahwa festival bambu nantinya juga menghadirkan pengembangan nonkonstruksi. Mulai dari suvenir, furnitur, kuliner rebung, hingga berbagai produk kreatif masyarakat lokal lainnya.
"Penelitian terbaru sedang mengarah pada penggunaan bambu sebagai pengganti baja pada tulangan beton," ujar Marianus. Ia menambahkan, bambu kini juga mulai diolah menjadi dinding seni dan kuliner rebung kreatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....