Bekas TPA Tublopo Direvitalisasi Jadi Ruang Terbuka Hijau

  • 12 Mei 2026 10:41 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Pasca di tutup Pemda TTU, lokasi bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tublopo, rencananya akan direvitalisasi. Bahkan berdasar kerangka yang ada, tempat itu akan dialih fungsi sebagai ruang terbuka hijau.

“Pertama, secara Tata Ruang Wilayah, TPA Tuplopo itu bukan TPA sehingga harus dipindahkan, itu alasan mendasarnya,” Hal disampaikan Januarius Tetleo Salem, S.T, M.AP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup TTU dalam perbincangan bersama Pro 1 RRI Atambua, Selasa 12 Mei 2026.

Menurut Januarius Salem saat ini progresnya telah berjalan dengan pembersihan sisa sampah yang ada di lokasi dimaksud. “Walaupun sisa sampah disitu belum bersih total, tapi kami terus berproses untuk rapikan kembali.”

“Setelah penutupan itu pemerintah siapkan lahan lain untuk TPA, tepatnya di Keneb, Kilometer 9, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan. Sedangkan Tublopo kita akan melakukan revitalisasi dengan melakukan kembali penanaman pada area tersebut,” kata Yan Salem karib disapa.

Lanjut Yan Salem, sembari pembersihan lahan bekas TPA, pihaknya juga tengah menyiapkan benih untuk tujuan rehabilitasi lahan. “Kita masih siapkan anakannya, sehingga setelah lahan bersih, kita bisa lakukan revitalisasi di lokasi itu.”

“Walaupun ada yang masih buang sampah di sana itu adalah orang-orang luar TTU, atau segelintir warga yang tidak melalui lingkungan hidup, mereka sendiri buang ke sana. Kalau di lingkungan hidup sendiri tidak melakukan pembuangan di sana lagi,” tutur Yan Salem.

Tentang penutupan lokasi diakui Yan Salem, belum ada pernyataan resmi. “Dikarena kita tutup sambil mempersiapkan lokasi TPA yang baru, sehingga kita belum buat pernyataan resmi. Tapi, faktanya sejak pertenganan April 2026, itu kita sudah tutup.”

“Karena itu melalui media RRI Atambua kami himbau kepada masyarakat TTU agar tidak lagi ada pembuangan sampah di sana. Kalau tidak ada halangan tahun depan di TPA yang baru Keneb itu sudah ada prasarana,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....