Pasar Murah Bulog Kalabahi Bersama BRI dan Kejari Alor Diserbu Warga Kalabahi

  • 07 Mar 2026 20:00 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Kegiatan pasar murah yang digelar Perum Bulog Cabang Kalabahi bersama BRI dan Kejaksaan Negri Alor mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Program ini digelar untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional.

Sejak dibuka pada sore hari, masyarakat terus berdatangan untuk membeli bahan pangan dengan harga terjangkau. Sejumlah komoditas bahkan habis terjual dalam waktu singkat.

Pimpinan Bulog Cabang Kalabahi, Stefanus Masu, mengatakan animo masyarakat cukup tinggi sejak kegiatan dimulai. Hal ini terlihat dari jumlah pembeli yang masih ramai hingga menjelang waktu berbuka puasa.

“Kalau kami melihat sejauh ini memang antusiasme masyarakat lumayan. Apalagi kita buka tadi mulai jam 3 sampai sekarang sebelum buka puasa saja masih ada pembeli,” kata Stefanus Masu saat ditemui rri.co.id. Sabtu, 07 Maret 2026.

Ia menjelaskan, berbagai komoditas yang disiapkan dalam kegiatan tersebut sebagian besar telah habis terjual. Bahan pangan yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur.

“Beras yang kami bawa kurang lebih 3 ton itu hampir habis, minyaknya juga habis, gula pasir juga masih ada tapi kami sudah ambil bolak-balik dua kali, telurnya juga habis,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Alor juga berperan melakukan pengawasan agar harga bahan pokok yang dijual tetap sesuai ketentuan. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar.

Sementara itu, BRI turut mendukung kelancaran transaksi dalam kegiatan pasar murah tersebut. Selain transaksi tunai, masyarakat juga diperkenalkan dengan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS untuk mempermudah proses pembayaran.

Stefanus menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi kembali dengan BRI dan Kejaksaan untuk kemungkinan pelaksanaan kegiatan serupa. Rencana tersebut juga melibatkan Dinas Pangan Kabupaten Alor.

“Nanti kita koordinasi lagi dengan BRI dan Kejaksaan apakah kita mau lanjut di hari Selasa atau Rabu nanti, ataukah nanti dengan dinas terkait,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu pembeli sekaligus tokoh pemuda Alor, Eka Blegur, menilai kegiatan pasar murah sangat membantu masyarakat. Menurutnya, harga bahan pokok yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar.

“Ini sangat membantu masyarakat. Dengan Rp155.000 kita dapat dua karung beras dan paket gula, kalau beli di pasar bisa mencapai Rp200.000 lebih,” kata Eka.

Senada dengan itu, warga Kota Kalabahi Adrianus Sibu juga mengaku terbantu dengan adanya pasar murah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....