Pemda Belu Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Entaskan Kemiskinan
- 07 Mar 2026 12:21 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pemerintah Kabupaten Belu menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan kerja sama semua pihak.
Kepala BP4D Kabupaten Belu, Frederikus L. Bere Mau,ST dalam program RB Tematik Pengentasan Kemiskinan RRI Atambua, Rabu 4 Maret 2026. “Persoalan kemiskinan strategis yang juga menjadi perhatian global melalui agenda pembangunan berkelanjutan.”
Menurut Frederikus, pemerintah daerah terus menyusun strategi pembangunan yang melibatkan berbagai sektor untuk memastikan program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif.
| Baca juga: Kolaborasi Bersihkan Kawasan Wisata Belu |
“Permasalahan kemiskinan ini tidak bisa diatasi oleh satu sektor saja, tetapi harus melibatkan semua sektor secara kolaboratif,” katanya.
Ia menjelaskan berbagai program pemerintah pusat maupun daerah sudah diarahkan untuk membantu keluarga miskin memenuhi kebutuhan dasar mereka.
“Contohnya bantuan sosial dari pemerintah pusat, program Kartu Indonesia Pintar untuk pendidikan, serta jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu,” ujarnya.
Frederikus menambahkan pemerintah daerah juga melanjutkan program jaminan kesehatan masyarakat daerah agar warga miskin tidak terbebani biaya ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Melalui program Jamkesda, masyarakat dalam kategori desil satu sampai lima tetap mendapat perlindungan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya,” ucapnya menjelaskan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong program pemberdayaan ekonomi keluarga melalui bantuan usaha, ternak, maupun kegiatan produktif yang didanai pemerintah daerah.
“Harapan kami bantuan itu tidak hanya menghasilkan output, tetapi benar-benar memberi dampak dan manfaat yang berkelanjutan bagi keluarga penerima,” tutur Frederik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....