Diare Masal Terjadi di SMAN 1 Insana TTU karena MBG
- 05 Mar 2026 19:30 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Setelah dimarahi oleh Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu SH, sebagai Ketua Satgas MBG, karena pengawasan program MBG lemah oleh SPPI-SPPG karena menu makanan yang disajikan ke anak-anak ada yang berulat dan basi. Namun teguran itu, seakan terabaikan, karena terjadi diare masal di SMA Negeri 1 Insana, Kecamatan Insana dimana lebih dari 300 siswa mengalami musibah itu.
Diare masal itu dialami para siswa setelah mengkonsumsi menu MBG berbahan ayam Frozen (Beku) Selasa tanggal 3 Maret 2026. Gejala mencret mulai dirasakan para siswa sejak Selasa malam hingga puncaknya pada Rabu pagi ketika jam pelajaran pertama dimulai. Anak-anak tidak mengikuti KBM tetapi antri keluar masuk WC untuk membuang hajat karena sakit perut yang tidak tertahankan.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Insana, Sekunda Nofu, saat diwawancarai awak media via telpon pada Kamis 5 Maret 2026, menyampaikan bahwa, puncak insiden itu terjadi saat jam pelajaran pertama dimulai pada Rabu pagi. Para siswa berlarian dalam keadaan menahan sakit perut yang hebat menuju kamar kecil.
"Para siswa-siswi mengalami diare secara bersamaan. Tetapi sekolah tersebut kekurangan fasilitas MCK, sehingga sebagai Kepala Sekolah terpaksa memulangkan sebagian besar siswa agar bisa mendapatkan penanganan di rumah masing-masing. Apalagi Puskesmas Oelolok juga tidak memiliki daya tampung sebanyak itu," ujar Sekunda.
Dikatakan Sekunda, bahwa SMA Negeri Insana memiliki total 541 siswa. Namun lebih dari 300 di antaranya mengalami diare atau mencret sehingga sebagian kecil dilarikan ke Puskesmas Oelolok dan kebanyak yang dipulangkan. Bahkan bukan hanya siswa, tetapi sejumlah guru yang ikut menyantap porsi siswa yang absen juga terkena diare.
"Sebanyak 10 orang siswi kondisi mereka sempat memburuk akibat dehidrasi setelah muntah-muntah hebat sehingga dilarikan ke Puskesmas Oelolok untuk menjalani rawat inap (opname). Hingga Kamis pagi sebanyak 7 orang siswa, telah diperbolehkan pulang, sedangkan 3 siswa lainnya masih dalam perawatan intensif tim medis", ujar Sekunda.
Ia menambahkan, menu makanan yang disediakan oleh SPPG Susulaku, yang dikonsumsi anak-anak pada Selasa itu yakni, Nasi putih, Ayam bumbu(Frozen), Tempe, Sayur labu lilin dan 4 buah lengkeng.
"Kami sebagai penerima program MBG akan maklum kalau hanya menimpa satu atau dua orang. Atau kita bisa saja menduga itu kelalaian individu. Namun, karena ini dialami secara massal oleh ratusan siswa dan guru, kuat dugaan sumbernya berasal dari menu ayam beku itu," kata Sekunda.
Setelah anak-anak dipulangkan dan sebagian menjalani perawatan di Puskesmas Oelolok, maka beberapa guru SMA Negeri 1 Insana telah pergi untuk berkoordinasi dengan SPPG Susulaku. Sehingga pihak dapur tersebut telah mendatangi sekolah, menyampaikan permohonan maaf, dan mengakui adanya unsur kelalaian dalam proses penyediaan makanan(SK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....