Reboisasi Jadi Solusi Lokal Hadapi Krisis

  • 25 Feb 2026 04:26 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor-Upaya penghijauan difokuskan pada lahan kritis guna menekan erosi, kekeringan, serta menjaga ketersediaan sumber air masyarakat di wilayah alor Nusa Tenggara Timur(NTT).

Demikian informasi disampaikan Kepala Seksi Perencanaan dan Pengelolaan Hutan, pada UPTD KPH Wilayah Kabupaten Alor Nur Laila Tahir, SP, kepada rri.co.id, Kamis 26 Februari 2026.

Nur mengatakan Reboisasi dinilai menjadi solusi lokal menghadapi krisis iklim dan kerusakan hutan di Kabupaten Alor dan Program tersebut melibatkan pemerintah dan warga melalui penanaman pohon secara bertahap dan berkelanjutan.

“Pentingnya kolaborasi lintas sektor Reboisasi adalah langkah nyata menghadapi krisis iklim di Alor. Dengan dukungan masyarakat, pemulihan hutan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, perencanaan berbasis data menjadi kunci agar program tepat sasaran dan berdampak jangka panjang. Data kondisi lahan, curah hujan, tingkat kerusakan.

"Kita lihat serta kebutuhan masyarakat menjadi dasar penyusunan strategi reboisasi yang terukur, efektif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan keberhasilan pertumbuhan tanaman," ujarnya.

Ia berharap kesadaran kolektif masyarakat terus meningkat demi menjaga kelestarian hutan dan lingkungan wilayah Alor, melalui partisipasi aktif dalam penanaman, perawatan, pengawasan, serta pencegahan perusakan kawasan hutan secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....