Romo Ino Nahak: Berpikir sebelum Berbuat
- 22 Feb 2026 07:59 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Kepada orang yang menjadi pelaku pelecehan seksual Rm. Ino Naha Berek,Pr sebagai tokoh agama mengingatkan agar sebagai makhluk yang berakal budi seharusnya sebelum berbuat harus berpikir terlebih dahulu.
Sebelum kita lakukan sesuatu kita berpikir, jangan berbuat dulu baru berpikir. Kata Pastor rekan Paroki Lurasik Rm. Ino Nahak Bere, Pr kepada rri.co.id, Sabtu 21 Februari 2026.
Lanjutnya, sebagai makluk yang berakal budi harus berpikir apakah itu baik atau tidak karena kita punya nalar secara kemanusiaan, secara akal sehat yang perlu kita pakai. “Kita beda dengan dalam tanda kutip maaf seperti binatang tanpa sebuah pertimbangan secara rasional,” ucapnya
Dikatakan Rm. Ino Nahak Berek,Pr ketika kita melihat ada tindakan pelecehan seksual terjadi, berarti bahwa akal kita tidak dipakai secara benar dan tepat, dan itu melawan jati diri kita sendiri.
Untuk upaya pencegahan kekerasan seksual di kalangan masyarakat, sebagai efek jera dan sebagai sanksi sosial bagi siapapun pelakunya harus di proses hukum sesuai norma yang berlaku agar tindakan serupa tidak dilakukan oleh orang lain.
“Kalau kita melanggar norma yang paling secara umum, berarti secara otomatis itu adalah pelanggaran jadi hukum harus ditegakan,” jelasnya
Rm. Ino Nahak Bere, Pr menghimbau tidak ada tolerir bagi pelaku kekerasan seksual karena secara kemanusiaan tentu pelecehan atau kekerasan seksual sangat merendahkan jati diri sebagai citra Allah sebab gereja sepenuhnya melarang, bahkan sangat menentang tindakan-tindakan seperti itu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....