Rendah Kesadaran Jaga Ekosistem Laut Berkelanjutan
- 18 Jan 2026 19:59 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Kurangnya edukasi tentang kelautan dinilai berdampak langsung pada rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem laut, yang berujung pada eksploitasi berlebihan dan pencemaran lingkungan.
Founder Komunitas Sahabat Penyu Loang, Polikarpus Bala, menyampaikan hal tersebut dalam program Green Radio RRI Atambua, Sabtu (18/1/2026).
Baca Juga:Menciptakan Habitat Laut yang Sehat
Ia menjelaskan, edukasi yang komprehensif mampu meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir dalam pengelolaan sampah dan limbah agar tidak mencemari laut.
“Masyarakat yang teredukasi lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memahami pentingnya pengelolaan limbah,” kata Polikarpus.
Selain itu, edukasi juga mendorong pemahaman nelayan dan masyarakat untuk tidak menggunakan bom ikan atau merusak terumbu karang demi menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
Ia menambahkan, edukasi yang merata dapat membentuk komunitas yang rutin melakukan aksi bersih pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan laut.
“Tujuannya adalah menciptakan generasi maritim masa depan yang peduli lingkungan, menjaga keberlanjutan sumber daya laut untuk anak cucu, dan menciptakan sinergi dalam pelestarian ekosistem laut,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....