Aji Dapat Rumah Layak Huni, Pemkab Gunungkidul dan BAZNAS Jamin Pengobatan
- 07 Okt 2026 10:00 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), TNI-Polri dan jajaran kesehatan melakukan penanganan terpadu terhadap Aji, anak berkebutuhan khusus yang tinggal bersama kakek dan neneknya di Kalurahan Bejiarjo, Kapanewon Karangmojo.
Penanganan tersebut mencakup pembangunan rumah layak huni, pendampingan serta pengobatan kesehatan secara berkala. Langkah ini dilakukan setelah kondisi tempat tinggal dan kesehatan Aji mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih bersama jajaran terkait meninjau langsung kondisi keluarga Aji, Selasa, 6 Oktober 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Gunungkidul Kiai Mustangid, Panewu Karangmojo, Lurah Bejiarjo, Kapolsek dan Danramil Karangmojo, perwakilan RSUD, dokter Puskesmas serta tokoh masyarakat setempat.
Kakek Aji Tugino mengatakan, cucunya telah diasuh bersama istrinya, Lugino, sejak berusia sekitar tiga tahun. Aji sempat bersekolah hingga kelas dua sekolah dasar, tetapi mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi pengalaman perundungan yang dialami Aji dari anak-anak seusianya. Kondisi itu terkadang memicu reaksi emosional, termasuk melempar batu,” ucapnya.
Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, keluarga selama ini terpaksa membatasi aktivitas Aji di dalam rumah dan menggunakan rantai pada siang hari. Pada malam hari, rantai tersebut dilepas agar Aji dapat beristirahat bersama kakek dan neneknya.
Selain kondisi psikologis, Aji memiliki riwayat epilepsi yang menyebabkan kejang dan beberapa kali terjatuh hingga mengalami luka pada tubuh. Ia sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang. Namun, pengobatan tidak berlanjut karena keluarga mengalami keterbatasan biaya.
Bupati Gunungkidul kemudian meminta jajaran kesehatan melakukan penanganan secara berkelanjutan. RSUD, Puskesmas dan Dinas Kesehatan diminta berkoordinasi untuk memantau kondisi kesehatan Aji serta memastikan pengobatan dapat dilakukan secara rutin.
Dokter Puskesmas yang sebelumnya menangani Aji juga turut dilibatkan dalam pemantauan kondisi kesehatannya.
Sementara itu, BAZNAS bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Pemerintah Kapanewon Karangmojo memberikan dukungan melalui pembangunan rumah layak huni bagi keluarga Tugino. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 10 hari hingga dua minggu.
Bupati Endah mengatakan, rumah baru tersebut nantinya dirancang dengan kamar khusus untuk Aji yang tetap berdekatan dan terhubung dengan kamar kakek dan neneknya.
Menurutnya, konsep tersebut diharapkan memudahkan keluarga melakukan pengawasan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi Aji.
“Dengan kamar yang berdekatan, kakek dan neneknya bisa lebih mudah memantau aktivitas Aji. Di sisi lain, Aji tetap berada dekat dengan orang-orang yang selama ini merawat dan menyayanginya,” kata Endah.
Endah mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penanganan Aji, mulai dari perangkat daerah, ASN di Kapanewon Karangmojo, BAZNAS, TNI-Polri, tenaga kesehatan hingga masyarakat yang telah menyalurkan zakat.
Ia berharap penanganan terhadap Aji tidak berhenti pada pembangunan rumah, tetapi juga berlanjut melalui pendampingan dan pengobatan kesehatan secara rutin.
Endah juga mengajak masyarakat untuk memberikan perhatian dan perlindungan kepada anak berkebutuhan khusus serta menghentikan segala bentuk perundungan.
“Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya lahir dengan kondisi berkebutuhan khusus. Karena itu, mari kita saling mengasihi, menyayangi dan memberikan dukungan. Dengan tempat tinggal yang layak dan pengobatan yang teratur, kita berharap kualitas hidup Aji semakin baik,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....