Dari Hotel ke Tanah Suci, Embarkasi YIA Toreh Sejarah
- 02 Okt 2026 19:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta — Penyelenggaraan ibadah haji di tahun 2026 melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) mencatat sejarah baru sebagai embarkasi mandiri pertama yang berbasis hotel di Indonesia. Hal ini disampaikan pada Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Gedhong Pracimasana hari Jumat, 2 Oktober 2026.
Bukan asrama haji, embarkasi Yogyakarta menggunakan hotel sekitar bandara sebagai akomodasi jemaah. Hal ini didasarkan pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 11 Tahun 2026 yang menetapkan Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai embarkasi dan debarkasi mandiri.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah DIY Silvia Rosetti mengungkapkan bahwa jumlah jemaah haji yang berangkat melalui embarkasi YIA mencapai 9.320 orang yang terdiri warga DIY dan Karesidenan Kedu.
“Kami berorientasi terhadap pelayanan dan kolaborasi dengan stakeholder untuk persiapan pelayanan haji di DIY. Kami juga berharap ini dapat menjadi role model karena lebih efisien dari segi anggaran dan tenaga, juga dari segi kenyamanan jemaah,” ucapnya.
“Akomodasi dan konsumsi tersedia di satu tempat. Di hotel sudah include semuanya. Makanan mencakup protein hewani dan nabati, semuanya terpenuhi,” lanjutnya.
Dinilai sukses dan diproyeksikan menjadi pilot project serta model nasional, skor indeks kepuasan jemaah mencapai 87,81 kategori sangat memuaskan. Embarkasi ini juga menempati nomor 2 kategori pelayanan terbaik seluruh Indonesia.
Jemaah haji mendapatkan fasilitas kamar berisi 2 orang, serta makanan yang terdiri dari 3 kali makanan berat dan 2 kali makanan ringan (snack).
Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri mengungkapkan bahwa jemaah haji akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.
“Berdasarkan keterangan yang kami terima, mulai bulan Oktober jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 2027 akan diperiksa supaya dapat diketahui sedari awal kondisi kesehatan jemaah,” ujarnya.
Menurut Abidin, persiapan penyelenggaraan haji via embarkasi Yogyakarta sudah semakin baik dari tahun sebelumnya. Ia berharap kedepannya kuota jemaah haji dapat ditambah.
Sejalan dengan hal tersebut, Silvia juga menyatakan kesiapan apabila akan terjadi penambahan kuota di kemudian hari.
“Kami siap apabila nanti ada penambahan kuota dari daerah lain,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....