Event Ukhuwah Terbesar di Yogyakarta Kembali Hadir, Usung Tema "Padhang Bulan"

  • 21 Jul 2026 21:00 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Event Ukhuwah Terbesar di Yogyakarta kembali hadir pada tahun 2026, setelah sukses menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat sejak tahun 2022. Mengusung tema "Padhang Bulan" rangkaian gelaran ini resmi diluncurkan dalam acara Launching dan Jumpa Media yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2026 di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta.

Ketua Panitia Padhang Bulan Fest 2026, Muhammad Akhid Subianto mengatakan, event keempat ini masih membawa agenda yang sama pada gelaran tiga tahun sebelumnya. Menurutnya, selain terdapat festival yang akan berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) juga akan ada safari para asadid mulai dari tanggal 18 September dan berakhir pada tanggal 21 September 2026.

"Akan menjadi dua bagian, safari asadid dan festival. Festival dua hari, pada hari Sabtu tanggal 19 September sampai hari Ahad (Minggu, red) tanggal 20 September," katanya.

Akhid mengharapkan, event besar ini akan menjadi bagian dari kolaborasi kuat antara seluruh komunitas, lembaga dakwah, komunitas dakwah, organisasi kepemudaan dan seluruh elemen, untuk bersama-sama menyukseskan acara ini. Termasuk sekitar 500 orang panitia yang akan terlibat pada kegiatan yang dinantikan setiap tahun.

"Dakwah ini juga harus dikuatkan dengan kolaborasi, karena kalau sendiri-sendiri kita butuh saling menguatkan, jadi memang event ini menjadi event yang terbesar," katanya, menambahkan.

Sementara itu, Penasehat Padhang Bulan Fest, Ustaz Salim A. Fillah menyampaikan, event tahunan sejak tahun 2022 mulai dari "Ojo Leren Dadi Wong Apik" (2022), "Urip Iku Urup" (2023), "Wang Sinawang" (2024), serta "Lir Ilir" (2025), dan tahun ini "Padhang Bulan". Menurutnya, perjalanan ini dalam rangka untuk bersama-sama memakai kehidupan, mengambil akar dari nilai budaya, dan sekaligus ajaran para leluhur dakwah, dan para wali yang telah kemudian memberikan filosofi kehidupan yang sangat luar biasa.

"Dari Ojo Leren Dadi Wong Apik tentang ke-istiqomah-an kita bersama, menuju Urip Iku Urup untuk menegaskan, hidup haruslah bermanfaat, menuju Wangsinawang bahwa hidup harus kita bersihkan dari iri dan dengki karena semua menjalani kehidupan dengan nikmat dan ujiannya. Menuju kepada Lir-Ilir kebersamaan kita untuk menumbuhkan benih-benih kebaikan yang sudah dihadirkan oleh seluruh leluhur kita dari generasi ke generasi, merawatnya menjadi tanaman yang senantiasa akan berbunga, berbuah, dan bermanfaat, dan hari ini kita sampai kepada Padhang Bulan," ucapnya.

Lebih lanjut Salim menyebutkan, Padhang Bulan yang juga menjadi bagian dari syair lagu Lir-Ilir, menjadi simbol bahwa semua orang memiliki kesempatan untuk senantiasa melaksanakan hal-hal baik, tidak harus menunggu esok atau waktu yang ideal, tetapi berbuat sejak saat ini saat kesempatan dianugerahkan oleh Allah. Menurutnya, manusia sebagai makhluk sosial harus bersilaturahmi, memperkuat persaudaraan dan mempererat hubungan sosial dan bertetangga, hal ini juga harus diajarkan kepada generasi muda.

"Di situ kemudian kita memahami bahwa hidup merenung sejenak tentang hari-hari yang kita lewati, dan hari-hari yang akan kita hadapi di masa yang akan datang. Maka event rembulan ini menjadi pengingat bagi kita untuk yang pentingnya senantiasa memanfaatkan waktu yang diberikan oleh Allah," ujarnya.

Safari Dakwah Padhang Bulan akan dimulai dari tanggal 18 September 2026 dan berakhir pada Hari Minggu, 20 September 2026. Safari Dakwah meliputi 6 Kota, Yogyakarta, Muntilan, Magelang, Karanganyar, Solo, dan Klaten.

Adapun agenda & jadwal Safari Dakwah Padhang Bulan diantaranya:

Jumat, 18 September 2026

  • Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia
  • Masjid Jogokariyan Yogyakarta.

Sabtu, 19 September 2026

  • Pondok Pesantren Merapi Merbabu, Magelang
  • Majelis Salima, Muntilan
  • Masjid Agung Madaniyah, Karanganyar

Ahad, 20 September 2026

  • Hotel Grand Mercure, Solo
  • Guru Ngaji Berdaya, Klaten
  • Jogja Expo Center (Puncak Acara)

Puncak Padhang Bulan Fest 2026 akan diselenggarakan pada, Sabtu–Minggu, 19–20 September 2026, pukul 08.00–23.00 WIB di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta dengan menghadirkan sejumlah ulama dan tokoh nasional yang selama ini menjadi inspirasi umat, di antaranya, Ustadz Abdul Somad, Ustadz Salim A. Fillah, Ustadz Luqmanulhakim, Anies Rasyid Baswedan, Gus Kautsar, Ustadz Rifky Ja'far Tholib, Ustadz Handy Bonny, Ustadz Muhammad Faizar, Gus Ajir Ubaidillah, Agam Fachrul, Mukmin (Juara SUCI 12 - Stand Up Comedy), Ustadz Muhammad Husein Gaza, Ustadz Amar Risalah, Naura Jingga & Naufal, Indadari, Ustadz Hammad Rosyadi, Habib Isa Al Kaff, Habib Ali Al Kaff, serta Sabrang Noe & LETTO.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....