Gapensi Kulon Progo Gelar Muscab untuk Dorong Regenerasi Organisasi
- 04 Agt 2026 10:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo – Badan Pengurus Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPC Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Novotel Yogyakarta International Airport, Kulon Progo, Senin, 3 Agustus 2026.
Muscab yang merupakan agenda rutin lima tahunan ini diselenggarakan sebagai sarana evaluasi, konsolidasi, sekaligus pemilihan kepengurusan baru guna menentukan arah kebijakan dan keberlanjutan organisasi ke depan.
Ketua BPC Gapensi Kulon Progo R. Supracoyo menyampaikan forum ini menjadi momentum penting untuk meregenerasi kepemimpinan agar organisasi semakin adaptif, jaya, dan mampu menjawab tantangan dunia konstruksi yang kian dinamis.
"Muscab ini merupakan agenda lima tahunan yang wajib dilalui oleh asosiasi. Harapan kita tentu melahirkan pimpinan-pimpinan baru yang nantinya akan memajukan Gapensi ke depan," ujarnya.
Ia menambahkan kepengurusan mendatang diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, terutama pemerintah daerah serta seluruh elemen anggota internal. Keberadaan asosiasi ini diharapkan semakin sejahtera, jaya, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah maupun para anggota.
Sementara itu, Ketua Kadin Kulon Progo Nanang Sukrisno menyampaikan bahwa Gapensi memiliki peran penting dalam menangkap peluang proyek di Kulon Progo, seperti Yogyakarta International Airport dan pembangunan jalan tol.
"Pembangunan ekonomi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, BUMN, BUMD, serta lembaga keuangan. Infrastruktur seperti YIA dan akses tol Jogja-YIA harus menjadi momentum bagi perusahaan konstruksi lokal untuk menjadi pelaku utama," katanya.
Ia berharap Muscab ini dapat menghasilkan berbagai keputusan strategis yang mampu meningkatkan daya saing, kesejahteraan, serta profesionalisme para anggota jasa konstruksi, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional.
"Muscab ini adalah kelengkapan sebuah organisasi yang harus kita lalui dan lakukan. Semoga nanti bisa menghasilkan keputusan yang meningkatkan daya saing, kesejahteraan, dan profesionalisme anggota Gapensi Kulon Progo," ucapnya.
Nanang juga menekankan pentingnya proses regenerasi dalam kepemimpinan organisasi agar mampu melahirkan figur muda yang siap menjawab tantangan zaman. Ia berpesan agar kepengurusan baru tidak hanya bergantung pada APBD, melainkan berani mengekspansi sektor usaha lain seperti properti dan investasi pariwisata.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Gapensi DIY Zuharsono Azhari mengakui industri konstruksi saat ini penuh tantangan. Ketatnya regulasi dan dampak pandemi menyebabkan penurunan jumlah anggota dari 600 perusahaan pada 2019 menjadi sekitar 230 anggota aktif, dengan Kulon Progo menyisakan 66 anggota.
"Kondisi proyek memang menurun drastis, tetapi saya mengapresiasi para anggota yang terus bertahan. Anggota yang hadir hari ini adalah orang-orang hebat. Walau lemas harus tetap berdiri tegak," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....