Ini Alasan Calon WNI dalam Proses Naturalisasi Harus Hafal Indonesia Raya?
- 10 Sep 2026 12:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Menjadi warga negara Indonesia bukan sekadar memiliki status hukum sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di dalamnya terdapat hak, kewajiban, serta komitmen untuk memahami dan menghormati identitas nasional. Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian dalam proses pewarganegaraan atau naturalisasi, termasuk pemahaman terhadap simbol-simbol negara seperti lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Dalam proses naturalisasi, calon warga negara tidak hanya dinilai dari aspek administratif. Ketentuan mengenai kewarganegaraan juga menempatkan unsur kecintaan dan kesetiaan kepada Indonesia sebagai bagian penting yang harus dipahami oleh pemohon. Kemampuan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dapat menjadi salah satu bentuk pemahaman terhadap simbol negara sekaligus menunjukkan kesiapan calon warga negara untuk menjadi bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum DIY, Evy Setyowati Handayani, menjelaskan bahwa kewarganegaraan membawa konsekuensi hukum sekaligus tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat Indonesia. Karena itu, proses naturalisasi perlu dipahami lebih luas daripada sekadar perubahan status kewarganegaraan.
“Ketika seseorang memilih menjadi warga negara Indonesia, ada nilai-nilai kebangsaan yang perlu dipahami dan dihormati. Indonesia Raya bukan hanya sebuah lagu, tetapi merupakan salah satu simbol negara yang merepresentasikan identitas dan semangat kebangsaan Indonesia,” ucap dia.
UU Nomor 12
Ketentuan tersebut tidak terlepas dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Dalam proses memperoleh kewarganegaraan melalui permohonan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk persyaratan yang berkaitan dengan pengakuan terhadap Negara Indonesia dan kesediaan untuk menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.
“Pemahaman terhadap identitas nasional menjadi penting agar proses naturalisasi tidak berhenti pada pemenuhan dokumen, tetapi juga mencerminkan kesiapan untuk menjalankan kehidupan sebagai warga negara,” katanya.
Lalu, mengapa Indonesia Raya menjadi penting? Lagu kebangsaan merupakan salah satu simbol negara sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Menyanyikan dan menghormatinya merupakan bagian dari sikap menghargai identitas bangsa. Bagi calon warga negara yang sebelumnya memiliki latar belakang kewarganegaraan berbeda, kemampuan memahami dan menghormati simbol tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa yang bersangkutan siap beradaptasi dengan nilai-nilai kehidupan kebangsaan Indonesia.
Kesadaran terhadap identitas
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum DIY, Agung Rektono Seto, menegaskan, proses naturalisasi harus dipandang sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan kewarganegaraan yang memiliki kesadaran terhadap identitas dan tanggung jawab kebangsaan.
“Kewarganegaraan bukan hanya tentang status, tetapi juga tentang komitmen. Ketika seseorang menjadi Warga Negara Indonesia, terdapat tanggung jawab untuk menghormati konstitusi, hukum, serta simbol-simbol negara dan nilai-nilai kebangsaan,” ucap dia.
Melalui edukasi kewarganegaraan, Kanwil Kemenkum DIY terus mendorong masyarakat untuk memahami bahwa proses naturalisasi memiliki makna yang lebih luas daripada perubahan status hukum. Menjadi WNI berarti menjadi bagian dari bangsa Indonesia dengan segala hak dan kewajibannya. Karena itu, mengenal Indonesia Raya, Bendera Merah Putih, Bahasa Indonesia, serta lambang negara Garuda Pancasila bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses membangun rasa memiliki terhadap Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....