KPID DIY Cari Penjaga Keistimewaan dan Ruang Penyiaran Yogyakarta

  • 15 Sep 2026 09:32 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DIY, membuka pendaftaran calon komisioner periode 2026–2029. Proses pendaftaran sudah dimulai sejak, Senin, 14 September 2026.

Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPID DIY, Juang Gagah Mardhika menegaskan, komisioner terpilih harus memahami karakteristik daerah. Sebab, media penyiaran di DIY berperan merawat kebudayaan lokal, keberagaman, serta memperkuat identitas keistimewaan.

"Keistimewaan bukan hanya persoalan sejarah dan kelembagaan pemerintahan,” katanya, Selasa, 15 September 2026. ”Namun juga menyangkut kehidupan sosial, kebudayaan, identitas, dan nilai-nilai di tengah masyarakat.”

Kemudian, aspek independensi menjadi syarat mutlak bagi para pendaftar, agar mampu bekerja demi kepentingan publik. Para kandidat juga harus bersih dari keterikatan kepemilikan media massa, serta tidak sedang menjabat dalam partai politik maupun lembaga pemerintahan.

Tantangan pengawasan siaran ke depan diprediksi akan semakin kompleks. Mulai dari maraknya konten menyesatkan hingga perlindungan terhadap iklan kesehatan yang berpotensi merugikan.

”Di sisi lain, KPID DIY juga berkomitmen untuk merangkul dan mendorong tumbuh kembangnya ekosistem penyiaran lokal,” ucapnya. ”Hingga penyiaran di tingkat radio komunitas di wilayah kalurahan.”

Rangkaian proses seleksi calon komisioner KPID DIY, akan berlangsung marathon hingga akhir tahun. Yang terlebih dahulu diawali dengan pendaftaran berkas mulai 14 September hingga 14 Oktober 2026.

Setelah melewati seleksi administrasi, tes tertulis, psikotes, dan wawancara, tahapan akan diakhiri dengan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Proses akhir ini, dilakukan DPRD DIY pertengahan Desember 2026.

”Kita mencari bukan hanya sekadar figur-figur komisioner untuk KPID” ujarnya. ”Tetapi penjaga ruang penyiaran publik yang betul-betul sehat, demokratis, berbudaya, dan mencerminkan Yogyakarta yang istimewa.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....