IKAJO Sulsel Diharapkan Jadi Penghubung Pendidikan dan Budaya
- 07 Jul 2026 09:45 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berharap Ikatan Alumni Jogjakarta Sulawesi Selatan (IKAJO) Sulsel tidak hanya menjadi wadah nostalgia, tetapi juga mampu memperkuat kolaborasi antardaerah, khususnya di bidang pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan potensi daerah.
Harapan tersebut disampaikan Sri Sultan saat menghadiri Reuni Akbar dan Musyawarah Besar II IKAJO Sulsel di Wisma Kagama UGM, Jumat, 3 Juli 20260 malam. Menurutnya, perjalanan IKAJO Sulsel yang telah memasuki usia 25 tahun menunjukkan organisasi tersebut telah menjadi lembaga yang mampu bertahan dan berkembang lintas generasi.
Dalam sambutannya, Sri Sultan mengaku merasakan suasana layaknya menyambut kepulangan keluarga besar ke Yogyakarta.
"Sebab bagi Yogyakarta, Saudara sekalian bukanlah tamu. Saudara adalah bagian dari keluarga besar kota ini. Karenanya, izinkan saya menitipkan satu harapan sederhana. Jadikan IKAJO Sulsel jembatan nyata dalam pendidikan, budaya, dan potensi daerah. Pintu Yogyakarta selalu terbuka bagi kerja sama semacam itu," ucap Sri Sultan.
Sri Sultan juga menilai hubungan erat antara Yogyakarta dan masyarakat Sulawesi Selatan terjalin melalui nilai-nilai luhur budaya Bugis-Makassar, yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge'. Ketiga nilai tersebut dinilai menjadi fondasi persaudaraan yang terus terjaga hingga kini.
"Yogyakarta menyambut setiap perantau dengan semangat Sipakatau, memanusiakan siapa saja yang datang untuk belajar. Saudara menopang sesama anak rantau dengan semangat Sipakalebbi, saling menghargai peran satu sama lain. Dan hari ini, di forum Musyawarah Besar ini, saya menyaksikan wujud Sipakainge', Saudara saling mengingatkan, saling mengevaluasi, agar organisasi ini tetap memberi manfaat bagi Sulawesi Selatan dan Yogyakarta," ujar Sri Sultan.
Ia menegaskan Yogyakarta akan selalu menjadi rumah bagi siapa pun yang pernah menempuh pendidikan maupun tinggal di kota tersebut.
"Selamat Datang di Yogyakarta. Selamat Menempuh Musyawarah Besar II IKAJO. Semoga kepengurusan yang baru diberikan kekuatan dan kebijaksanaan. Semogalah pula, Saudara sekalian merasa benar-benar pulang selama berada di kota ini," kata Sri Paduka.
Pada kesempatan itu, Sri Sultan juga mengukuhkan jajaran Presidium IKAJO Sulsel periode 2026–2030.
Sementara itu, perwakilan IKAJO Sulsel, Mukhtasar Syamsuddin, mengatakan Yogyakarta memiliki arti penting bagi para alumni asal Sulawesi Selatan. Menurutnya, kota pelajar tersebut menjadi tempat menempa karakter sekaligus ruang untuk belajar menghargai keberagaman.
"Di kota ini pula kami semua berlatih menghayati pentingnya ilmu pengetahuan berpadu dengan budi pekerti. Keterhubungan kami dengan Yogyakarta juga bukan hubungan yang dibatasi ruang dan waktu. Ikatan ini justru terus hidup dari generasi ke generasi," katanya.
Mukhtasar menambahkan, harmoni antara tradisi, pendidikan, dan kebudayaan yang tumbuh di Yogyakarta menjadi inspirasi bagi para alumni untuk terus mengabdikan ilmu yang dimiliki demi kemaslahatan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....