Mahasiswa KKN UGM Olah Surimi Ikan Cegah Stunting di Kota Gorontalo
- 30 Jul 2026 11:10 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Telusur Kota Gorontalo memperkenalkan olahan surimi ikan sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi masyarakat di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Dalam kegiatan tersebut, surimi dikenalkan sebagai bahan pangan bergizi yang dapat diolah menjadi beragam menu, seperti bakso, nugget, hingga otak-otak. Olahan tersebut diharapkan menjadi pilihan makanan sehat yang disukai anak-anak sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.
Anggota Tim Mahasiswa KKN-PPM UGM Nurchalizah Asmiaty Puteri Madjid mengatakan edukasi ini bertujuan mendorong masyarakat memanfaatkan potensi pangan lokal yang kaya gizi serta meningkatkan kesadaran pentingnya pencegahan stunting sejak masa awal pertumbuhan anak.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa upaya mencegah stunting dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menyediakan makanan bergizi yang mudah dibuat dari bahan lokal. Harapannya, pengetahuan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Selain memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi, mahasiswa KKN-PPM UGM menyosialisasikan pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan beserta aplikasi Mobile JKN.
Melalui materi tersebut, masyarakat diperkenalkan pada kemudahan akses layanan kesehatan, mulai dari alur pelayanan hingga penggunaan layanan digital secara mandiri. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan secara lebih mudah dan optimal.
Kegiatan ini diikuti kader Posyandu, ibu hamil, serta sekitar 30 ibu yang memiliki balita di Kelurahan Tenda. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang muncul selama sesi diskusi berlangsung.
Salah seorang kader Posyandu Hartini Panai mengaku memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan saat mendampingi masyarakat dalam upaya meningkatkan kesehatan balita.
“Sosialisasi ini sangat membantu kami untuk membuat makanan sehat untuk anak. Kami juga jadi tahu cara mencegah stunting,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PPM UGM berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini, mampu mengolah bahan pangan lokal menjadi menu PMT bergizi, serta memanfaatkan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan dan Mobile JKN secara optimal.
Pendekatan yang menggabungkan edukasi gizi, inovasi pemanfaatan pangan lokal, dan peningkatan literasi layanan kesehatan diharapkan dapat mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Gorontalo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....