Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, Pedagang Yogyakarta Putar Otak imbas Kenaikan

  • 13 Apr 2026 13:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, YOGYAKARTA - Harga minyak goreng di Pasar Beringharjo mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir ini. Kenaikan ini mulai dirasakan tidak hanya oleh pedagang, tetapi juga pelaku usaha yang bergantung pada minyak goreng sebagai bahan utama.

Sejumlah pedagang menyebut, harga minyak goreng, baik curah maupun kemasan, mengalami kenaikan secara bertahap. Kondisi ini dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari distributor sehingga pedagang harus menyesuaikan harga jual.

Surati, pedagang minyak di Pasar Beringharjo, mengatakan harga minyak goreng curah yang sebelumnya berada di kisaran Rp 18.000 ribu kini naik menjadi sekitar Rp 20.000 ribu per liter. Sementara itu, minyak goreng premium juga mengalami kenaikan dari Rp 19.000 ribu menjadi Rp 23.000 ribu per liter. Meski demikian, ia memastikan stok masih tersedia.

“Buat stok minyak sampai satu minggu atau dua minggu, aman sih,” ucap Surati.

Ia menambahkan, meski harga naik, permintaan masyarakat masih relatif stabil. Namun, beberapa pembeli mulai beralih ke produk dengan harga yang lebih terjangkau.

Dampak kenaikan harga juga dirasakan pelaku usaha kecil, salah satunya Anton, pedagang gorengan di sekitar area Malioboro. Dirinya mengaku harus memutar strategi agar tetap bisa berjualan tanpa menaikkan harga.

“Kalau sekarang bawa stoknya sedikit yang penting habis. Daripada bawanya banyak, tidak habis terus dibuang?, sayang,” kata Anton

Kenaikan harga minyak goreng ini pun menjadi perhatian para pedagang dan pelaku usaha. Mereka berharap harga dapat segera stabil agar aktivitas perdagangan tetap berjalan normal dan daya beli masyarakat tidak terganggu. (Aryasena)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....